Olahraga

Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan

  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews
  • Pengantre Tiket Final AFF Kelelahan dan Pingsan Karena Cuaca Terik Berdesakan/Foto Andika / NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Siang ini, Selasa (13/12/2016), pembelian tiket Final Piala AFF tahun 2016 masih berlangsung di Markas Komando Cadangan Strategis TNI AD (Makostrad), Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.

Pantauan Nusantaranews, massa pembeli tiket semakin membludak mengantre di depan pagar Makostrad sekira pukul 10.30 WIB.

Karena cuaca yang terik, banyak pengantre yang mulai kepanasan dan tidak sabaran untuk segera masuk ke dalam.

Sebagian dari para pengantre sudah mulai kelelahan dan bahkan hingga pingsan.

Baca : Antrean Tak Tertib, Penjualan Tiket Final Piala AFF di-Stop

Jupray, 16 tahun, mengatakan dirinya didorong, didesak, dan sempat terinjak-injak. “Saya tadi didorong dari belakang. Yang depan saya lawan balik dorong kebelakang, saya terjepit terus jatuh,” ujar dia.

Semakin banyak pengantre yang kepanasan, massa mulai mendorong pagar Makostrad sambil menyanyikan yel-yel.

“Buka, buka, buka pagarnya, buka pagarnya sekarang juga,” seruan para pengantre yang juga calon suporter timnas Indonesia.

Untuk mendinginkan suasana, beberapa personel Kostrad menyirami massa dengan air menggunakan selang. (Andika)

Komentar

To Top