Mentan Amran Sulaiman/Foto Restu Fadilah/Nusantaranews
Mentan Amran Sulaiman/Foto Restu Fadilah/Nusantaranews

NUSANTARANEWs.CO, Jakarta – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mencopot 15 Kepala Dinas di daerah karena menahan pendistribusian alat mesin pertanian (alsintan). Pencopotan dilakukan setelah Mentan melakukan kunjungan ke beberapa lokasi tempat dimana sejumlah kadis itu dicopot.

“Kami tawaf di beberapa kabupaten di Indonesia. Kami lihat di Jambi tanpa alsintan tanam jagung. Kami berhenti, saya tanya ada bantuan traktor, enggak ada,” tutur Mentan Amran saat acara Rapimnas HKTI 2017, di Balai Kartini, Jakarta, Senin (10/4/2017).

“Saya tanya bantuan mana. Dibilang nanti setelah Pilkada. Saya katakan serahkan, saya copot Kadis atau bantuan saya tahan. Akhirnya dicopot. Ada 15 yang dicopot,” tambah Amran.

Ia mengungkapan, dirinya dihubungi langsung melalui telepon seluler oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di waktu hampir tengah malam. Jokowi waktu itu menanyakan kebenaran terjati isu beredarnya beras plastik. “Presiden telepon kami jam 11 malam, saya ingat malam jumat ditelepon. Mana ada beras plastik. Plastik lebih mahal,” kata Amran,

Kemudian Amran diminta untuk merealisasikan pembangunan 3 juta hektar irigasi dalam waktu 3 tahun. Dia memastikan, tugas tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 1 tahun.

“Pak Menteri 3 juta hektar irigasi tersier selesai dalam 3 tahun. Saya kaget. Kalau tidak selesai Bapak yang selesai. Alhamdulillah 1 tahun selesai 3 juta hektar,” tandasnya. (rsk/rep)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar