Peminum Berat Berisiko Lebih Tinggi Serangan Jantung/Foto: whenandhow.com
Peminum Berat Berisiko Lebih Tinggi Serangan Jantung/Foto: whenandhow.com

NUSANTARANEWS.CO – Penyalahgunaan alkohol dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan masalah jantung lainnya bahkan pada orang yang tidak memiliki riwayat keluarga penyakit jantung atau faktor risiko lainnya. Ungkap sebuah studi terbaru seperti dilansir FoxNews, Kamis (5/1/2016).

Setelah memperhitungkan faktor risiko untuk penyakit jantung seperti merokok, obesitas dan diabetes, penyalahgunaan alkohol dikaitkan dengan risiko 40 persen lebih tinggi dari serangan jantung.

Selain itu, mengkonsumsi alkohol secara berlebihan juga berisiko dua kali lipat lebih besar dari fibrilasi atrium, atau detak jantung yang cepat tidak teratur, serta risiko 2,3 kali lipat peningkatan gagal jantung kongestif, dan gangguan pemompaan kronis.

“Kami telah menunjukkan di sini bahwa tidak hanya alkohol yang berlebihan secara substansial meningkatkan risiko fibrilasi atrium dan gagal jantung, tetapi juga serangan jantung,” kata peneliti senior Dr Gregory Marcus dari University of California, San Francisco. (ER)

Komentar