Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zein/Foto: Dok. efekgila.com
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zein/Foto: Dok. efekgila.com

NUSANTARANEWS.CO – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zein mengatakan tengah pemerintahan Jokowi-JK tengah limbung. Pasalnya, kata dia, terdapat tekanan masyarakat untuk menumbangkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Disatu sisi, kata Kivlan, pemerintahan Jokowi-JK tengah mendapatkan penetrasi politik dari China untuk mengamankan posisi Ahok. Karena itu, kata dia, pemerintahan Jokowi-JK kini tengah didera dilema politik yang luar biasa.

“Pemerintah sadar, kalau Ahok tumbang mereka semua akan ikut tumbang,” ujar Kivlan dalam sebuah diskusi bertema; ‘Memetakan Motif, Agenda, dan Kekuatan diBalik Ahok’, di Kantor PB HMI, Jalan Sultan Agung, Guntur, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016).

Kivlan menyampaikan pemerintah China memiliki agenda untuk menguasai Indonesia. Salahsatunya, melalui dominasi investasi proyek pelabuhan, infrastruktur dan reklamasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa reklamasi sebenarnya bertujuan untuk menampung warga China yang akan tinggal di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa China secara perlahan akan menancapkan hegemoninya di Indonesia.

Kivlan menggambarkan, pada saatnya nanti Indonesia akan seperti Malaysia dan Singapura yang berhasil dikungkung pengaruh China.

“Sekarang penduduk pribumi di sana sudah menjadi buruh dan petani di perkebunan, mereka dipaksa pindah ke rusun-rusun, sedangan gedung dan rumah mewah sudah dikuasai China,” paparnya. (Hatiem)

Komentar