Pondok Pesantren Gontor. (Ilustrasi/Foto: Istimewa)
Pondok Pesantren Gontor. (Ilustrasi/Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua Umum Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (MADANI), Idy Muzayad meminta pemerintah untuk secara konsisten memperhatikan pondok pesantren yang ada di Indonesia.

“Kami yakin pondok pesantren menjadi lahan dakwah yang sangat efektif untuk meredam kelompok radikal yang ada saat ini,” kata Muzayyad usai acara halaqoh ulama dalam rangka mengatisipasi penyebaran hoax dan fitnah di media sosial di Jakarta, Kamis, (15/6/2017).

Idy mengatakan, pemerintah saat ini harus melakukan pemberdayaan terhadap pesantren dan memperkuat eksistensinya dengan menyegerakan pengesahan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren yang saat ini saat ini sudah masuk dalam Prolegnas DPR RI.

Ia menyoroti kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang menyulut kontroversi, bukan malah ikut serta memperhatikan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren.

“Mendikbud jangan membuat panas situasi dengan kebijakan full day school,” cetusnya.

Menurutnya, kebijakan full day school cacat secara konstitusional karena dalam UU Sisdiknas 20 Tahun 2003 mengakui keberadaan sekolah formal, non formal dan informal.

“Pendidikan formal dan informal seperti madrasah diniyah dan pondok pesantren saat ini sudah berjalan,” tandasnya.

Reporter: Ucok Al Ayubbi
Editor: Eriec Dieda

Komentar