Berita Utama

PB HMI: Kapolri Terpilih Harus Mampu Mengembalikan Marwah Polri

Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir/Foto via klikaktifis

Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir/Foto via klikaktifis

NUSANTARANEWS.CO – Gonjang-ganjing isu pro kontra menjelang pergantian pucuk pimpinan tertinggi di tubuh Polri kembali mencuat ke permukaan. Dukung mendukung kebijakan pun mulai terlontar, baik dari kalangan parlemen maupun para pengamat kepolisian. Padahal UU tentang kepolisian sudah paten, tinggal dijalankan saja oleh para penyelenggara negara.

Dalam konteks pergantian pucuk pimpinan Polri, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi kader angkat bicara mengenai sosok Kapolri di masa mendatang. Menurut Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir, sosok Kapolri terpilih nanti harus mampu membawa institusi kepolisian lebih dekat dan lebih mengayomi masyarakat.

Saat dihubungi di Jakarta, Senin (30/5/2016) Tamsir mengungkapkan bahwa, “Kapolri, harus bisa bersahabat dengan mahasiswa dan masyarakat dan lebih mengedepankan aspek pelayanan.”

Menurut Tamsir, Presiden Jokowi harus punya pertimbangan matang terkait sosok Kapolri pengganti Badrodin Haiti yang Juli mendatang sudah memasuki usia pensiun. Kapolri, kata Ketum HMI ini, harus mengembalikan marwah Polri ke tugas, fungsi dan peran utamanya sebagai lembaga penegak hukum.

“Saya tidak bisa menyebut nama, yang jelas siapapun nanti yang akan jadi Kapolri, dia harus mampu memperbaiki citra institusi Polri, lebih konsen pada penegakan hukum misalnya, pemberantasan terorisme dan narkoba,” tambah Tamsir. (UCK/AS)

Komentar

To Top