Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir/Foto Istimewa
Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir/Foto Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Mulyadi P. Tamsir membenarkan bahwa kebangkitan Neo-PKI/PKI gaya baru di Indonesia memang ada bahkan simbol-simbol PKI sudah mulai bermunculan dengan bebas dan membuat publik semakin resah.

Grand design sudah ada yang dimulai dengan tumbuh dan munculnya simbol-simbol, kemudian tokoh-tokoh sudah mulai berani bicara terbuka,” ungkap Mulyadi P. Tamsir saat dihubungi Nusantaranews, (14/12/2016).

Baca: Quo Vadis Indonesia, Ketika Neo-PKI Mengintai.

Menurut Mulyadi, tokoh-tokoh PKI dan keturunannya kini sudah berani memunculkan diri. Mereka (Neo-PKI) lanjut dia, bahkan sudah tidak malu-malu lagi menyuarakan kembali ideologi Komunis ke permukaan. “Hari ini PKI itu, hampir bisa dikatakan sedang diusahakan untuk tidak lagi menjadi partai terlarang secara opini,” bebernya.

Baca: Di Indonesia Memang Ada 3 Basis Kekuatan.

Tanda-tanda kebangkitan Neo-PKI itu menurut ketua PB HMI itu memang ada. “Dan sekarang kerja mereka adalah bagaimanan menanamkan opini, persepsi bahwa PKI itu bukan organisasi terlarang, PKI itu tidak jahat, PKI itu tidak berbahaya. Menurut saya tahapannya sampai sana,” ujarnya.

Baca: Sisa-Sisa PKI di Indonesia Mengubah Diri Mejadi Kapitalis.

Dengan mengutip perkataan Ribka Tjiptaning yang pernah mengatakan dengan lantang bahwa badan bisa dipenjarakan namun ideologi itu tidak bisa, Mulyadi menilai bahwa grand design terkait Neo-PKI di Indonesia kini sedang memasuki babak baru.

“Saya kira pernyataan-pernyataan ini secara tegas dan lugas menunjukkan jika ideologi PKI itu ada di Indonesia. Sudah banyak tokoh-tokoh yang berani menunjukkan di permukaan, artinya gerakan ini sudah lama dan sudah besar,” pungkasnya.

Baca: Ada Grand Design Oleh Kelompok PKI. (Adhon/Red)

Komentar