Pasangan Agus-Sylvia Dapat Dukungan Dari 9 Partai Non-Parlemen

0
Cagub Agus Harimurti Yudhoyono dan Cawagub Sylviana Murni/Foto Source viva.co.id
Cagub Agus Harimurti Yudhoyono dan Cawagub Sylviana Murni/Foto: Source viva.co.id

NUSANTARANEWS.CO – Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapat dukungan dari 9 partai politik non-parlemen dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

Ke-9 partai politik non-parlemen yang menyatakan dukungannya adalah Partai Matahari Bangsa, Partai Pakar Pangan, Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Partai Persaudaraan Demokrasi Indonesia, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nasional Umat, Partai Pelopor, Partai Barisan Nasional dan Partai Pribumi.

“Kami sembilan partai yang tergabung dalam Koalisi Bhinneka Tunggal Ika, mendukung Mas Agus Yudhoyono dan Mpok Silvyana Murni sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022,” ujar Ketua Koalisi Bhinneka Tunggal Ika dari Partai Matahari Bangsa, Arif Rahman di Jakarta, Senin (26/9).

Menurut Arif, dukungan bagi Agus-Sylviana diberikan setelah ke sembilan partai melakukan rapat pleno secara bersama-sama pada 23 September 2016.

“Kami telah menyepakati berdasarkan pertimbangan kami, dan kami mempelajari secara mendalam dari tiga pasang kandidat yang telah mendaftar ke KPU. Maka, untuk kemashlahatan warga Jakarta kami menyatakan mendukung Mas Agus dan Mpok Sylviana,” tutur Arif.

Arif menekankan, pernyataan dukungan tersebut dilakukan untuk memperjelas dan mempertegas dukungan yang diberikan. Seluruh pengurus partai Koalisi Bhinneka Tunggal Ika mengimbau kader serta organisasi sayap partai di Jakarta secara bersama-sama dapat memenangkan pasangan Agus-Sylviana dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ke-9 partai non-parlemen yang telah menyatakan dukungannya masing-masing diwakilkan oleh pengurus inti antara lain, Arif Rahman dari Partai Matahari Bangsa, Doni Luminggas dari Partai Pakar Pangan, Jefry Mamoto dari PKDI, Dony Siregar dari PPDI, Toar Mamesa dari Partai Buruh, Fathoni Tamsis dari PKNU, Jimmy Toar dari Partai Barisan Nasional, N. Suprapto dari Partai Pelopor, Haikal dari Partai Pribumi. (Yudi)

Komentar