Bitter Melon atau Pare. Foto: Dok. MagWuzz.com
Bitter Melon atau Pare. Foto: Dok. MagWuzz.com

NUSANTARANEWS.CO –  Bitter melon, atau Karela, atau Goya yang sering kita kenal dengan nama ‘Pare’ sangat mudah dijumpai di wilayah tropis seperti Indonesia.

Bentuk buah pare menyerupai mentimun, akan tetapi pare memiliki banyak benjolan kecil di sekujur tubuh buahnya jadi permukaan buahnya tidak mulus seagaimana mentimun. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga tamaman curcubitaceae.  Tumbuhan pare tumbuh merambat.

Pare terkenal dengan rasa pahitnya. Karena rasa pahit itu tidak banyak orang yang menyukai pare. Akan tetapi , agaknya kita perlu mempertimbangkan kembali pare berdasarkan nilai kandungan dan manfaatnya.

Laman Articles of Healtcare,  dalam sebuah artikel menyebutkan bahwa pare memiliki kandungan air yang sangat tinggi mencapai 90% dan serat tinggi yang dapat melancarkan sistem pencernaan.

Times of India melaporkan beberapa manfaat yang terkandung dalam buah pare. Fitronutrien dan anti oksidan tinggi yang dimiliki oleh pare dapat membuat kadar lemak jahat dalam tubuh menurun. Anti oksidan dalam pare juga mampu meningkatkan sistem imun sehingga kekebalan tubuh dapat terjaga.

Zat anti kanker juga ditemukan oleh para peneliti dalam buah pare. Untuk anda yang berada dalam masa pengurangan berat badan, pare sangat baik karena mengandung  fitonutrien yang dapat mengendalikan nafsu makan anda dengan lebih baik.

Untuk anda yang memiliki masalah cacingan, buah pare juga dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan cacing. Karena pare mengandung zat anthelmintik yang jika dikonsumsi secara teratur akan dapat mengatasi masalah cacingan dan menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

Pare juga dapat dinikmati dalam berbagai olahan. Di Indonesia umumnya pare dimasak dengan cara di tumis. Cara lain yang dapat anda ambil untuk menyajikan pare ini dapat dinikmati dengan cara diolah menjadi jus, salad dan lalapan yang lebih segar.

Penulis: Riskiana
Editor: Ach. Sulaiman

Komentar