Panglima TNI : Buruh adalah Pahlawan Ekonomi

0
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo/Foto: dok. Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo/Foto: dok. Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo/Foto: dok. Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo/Foto: dok. Puspen TNI

NUSANTARANEWS.CO – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan, apabila para pengusaha dan pekerja tidak bersatu, maka kekayaan sumber daya alam Indonesia justru dapat menjadi petaka bagi bangsa. Hal ini disampaikannya pada acara “Bincang-Bincang Panglima TNI dengan Pahlawan Ekonomi”.

Karena itu, dihadapan 10 ribu pengusaha dan buruh, Panglima TNI mengingatkan supaya waspada terhadap tangan-tangan nakal yang didesain dari luar, yang dapat melemahkan ekonomi dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Mari kita bersatu dan merapatkan barisan untuk meningkatkan perekonomian dan menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang yang disegani dari segi ekonomi,” katanya di Gedung ICE (Indonesia Convention Exhibition), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Rabu (9/11) kemarin seperti dilansir Puspen TNI.

Dengan rasa bangga bisa bertatap muka dengan pahlawan-pahlawan ekonomi, Gatot Nurmantyo menilai, Indonesia tidak akan menjadi hebat tanpa adanya pahlawan ekonomi, yaitu buruh.

“Buruh adalah pahlawan ekonomi, oleh karenanya jangan terlepas dari semangat gotong royong (Bhinneka Tunggal Ika) dan berpedoman pada dasar sila-sila Pancasila. Mari kita bergandengan tangan, ajak seluruh anak bangsa dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan dan politik agar NKRI tidak terpecah belah. Sehingga iklim usaha menjadi kondusif dan pertumbuhan ekonomi semakin meningkat, agar rakyat bisa sejahtera,” seru Panglima TNI.

Lebih lanjut Gatot menyampaikan, Bhinneka Tunggal Ika merupakan pusat kekuatan bangsa Indonesia, dan harus dipelihara bersama-sama.

“Bila tidak ada Islam bukan Indonesia, bila tidak ada Kristen bukan Indonesia, bila tidak ada Hindu bukan Indonesia, dan bila tidak ada Budha bukan Indonesia. Inilah yang dinamakan ke-Indonesiaan, yang harus kita jaga bersama-sama,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa beberapa negara Arab Spring seperti Irak, Libya, Suriah, saat ini mengalami konflik akibat perang saudara yang dipicu oleh permasalahan dalam negerinya, seperti agama dan terorisme.

“Waspadalah! Jika kita tidak mau terpecah belah seperti di beberapa negara Arab,” tegasnya. (Sulaiman)

Komentar