Beberapa pekerja sedang memasukan Kelapa Sawit ke truk/Foto istimewa
Beberapa pekerja sedang memasukan Kelapa Sawit ke truk/Foto istimewa
Beberapa pekerja sedang memasukan Kelapa Sawit ke truk/Foto istimewa
Beberapa pekerja sedang memasukan Kelapa Sawit ke truk/Foto istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Sejumlah pabrik di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, membeli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik petani dengan harga lebih rendah dibandingkan harga ketetapan tim perumus harga komoditas perkebunan tersebut.

“Sejumlah pabrik masih membeli TBS kelapa sawit petani lebih rendah dibandingkan dengan harga yang ditetapkan oleh tim perumus sebesar Rp 1.477 per kilogram,” kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko Wahyu Hidayat seperti dilansir Antara yang ditulis Jumat (23/9).

Ia menyebutkan, saat ini harga jual sawit di PT Karya Sawitindo Mas (KSM) sebesar Rp 1.420 per kg, PT Mukomuko Indah Lestari (MMIL) sebesar Rp 1.460 per kg, dan PT AMK sebesar Rp 1.470 per kg. Lalu, lanjutnya, harga sawit di pabrik PT Daria Darma Pratama (DDP) Desa Lubuk Bento dan Kecamatan Ipuh sebesar Rp 1.460 per kg, PT SAP sebesar Rp 1.490 per kg, dan PT BMK Rp 1.520 per kg.

Dia menyatakan, harga jual sawit di pabrik tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan harga sebelumnya di PT SSJA sebesar Rp 1.380 per kg, dan PT KSM sebesar Rp 1.380 per kg, Kemudian, katanya lagi, di PT MMIL sebesar Rp 1.420 per kg, PT AMK sebesar Rp 1.430 per kg, PT DDP di Desa Lubuk Bento, dan PT DDP Kecamatan Ipuh sebesar Rp 1.420 per kg, PT SAP sebesar Rp 1.450 per kg, serta PT BMK Rp 1.480 per kg.

Berdasarkan harga penetapan sawit tersebut, katanya, pabrik diberikan toleransi sebesar 5% membeli TBS kelapa sawit petani setempat.

Dia berharap, pabrik membeli TBS kelapa sawit menyesuaikan dengan harga yang ditetapkan tim perumus harga komoditas tersebut.

“Kalau harga sawit di daerah ini naik, berarti daya beli petani juga meningkat,” pungkasnya. (Yudi)

Komentar