Ekonomi

Otonomi Daerah Hilang Pedoman

ALPPKB5
Prof Gunawan Sumodiningrat/Foto Banyu

NUSANTARANEWS.CO – Kerisauan konsep dan realita Undang-undang Dasar(UUD) tahun 1945 dengan pelaksanaan Generasi Ideologis vs Generasi Pragmatis telah kehilangan kesinambungan sejak reformasi.

Menurut Guru Besar Ekonomi UGM, Prof Gunawan Sumodiningrat, otonomi hilang pedoman karena prinsip kebebasan sosial, ekonomi, politik dalam istilah Lack Of Leadership.

“Otonomi Daerah saat ini sudah kebablasan,” tegas Prof Gunawan Sumodiningrat.

Menurutnya, ada kekeliruan dalam penerapan Otonomi Daerah. “Yang dibangun harusnya manusianya, bukan daerahnya. Dan apa yang terjadi pengertian Otonomi Daerah tersebut, sebagaian besar 80 % untuk pembangunan infrastruktur, bukan untuk pembangunan sumber daya manusianya,” ungkap Gunawan.

Misalnya, jika pembangunan bidang pertanian maka mestinya ada pembangunan SDM bidang pertanian. “Harusnya digalakkan penyuluhan kepada petani sekaligus menggerakkan roda pertanian di desa, dari mulai bagaimana cara bercocok tanam yang baik, cara mengolah hingga memasarkan hasil panen,” tandas Gunawan.

Bagaimana dengan  Koperasi Unit Desa (KUD)? Menurut Prof Gunawan, saat ini pelaksanaan KUD tidak bagus. “Karena pengelolanya tak sadar, harusnya kan gotong royong dan rukun. Karena pemerintah daerah sudah otonomi, jadi ya harus bangkit sendiri-sendiri,” kata Gunawan.(Andika)

Komentar

To Top