Ketua BNP2TKI, Nusron Wahid/Foto: IST/NET
Ketua BNP2TKI, Nusron Wahid/Foto: IST/NET
Mantam Ketua tim pemenangan Cagub Ahok pada Pilkada DKI 2017, Nusron Wahid/Foto: IST/NET
Mantam Ketua tim pemenangan Cagub Ahok pada Pilkada DKI 2017, Nusron Wahid/Foto: IST/NET

NUSANTARANEWS.CO – Mantan ketua tim pemenangan Ahok, Nusron Wahid membela cagub petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dilaporkan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melecehkan Alquran. Menurut Nusron, ingin membela diri karena adanya sejumlah orang yang mengutip Alquran untuk menyudutkan dirinya.

“Yang ada justru Ahok memberikan edukasi kepada rakyat agar memilih secara cerdas. Ahok mengedukasi warga agar jangan mau dibohongi oleh orang yang mempolitisasi agama dalam hal ini dengan menggunakan ayat al-Quran surat Almaidah,” ujar Nusron di Jakarta, Jumat (7/10/20016).

Nusron mengatakan ucapan Ahok ingin menjelaskan tentang pihak yang berusaha mengeksploitasi surat Almaidah dalam Alquran untuk tidak memilih dirinya. Ia, kaata Nusron, merasa dirugikan oleh orang yang menggunakan Alquran untuk dipolitisasi.

“Jadi yang dituju atau dimaksud Ahok adalah orang yang membohongi. Bukan berarti ayat Al-maidah yang bohong. Justru Ahok menempatkan ayat suci secara sakral dan adiluhung. Bukan alat agitasi, dan kampanye yang mendiskreditkan,” ungkapnya.

Nusron juga menilai video yang tersebar memperlihatkan Ahok mengutip Almaidah cenderung sengaja dipotong. Sehingga pernyataan menyeluruh Ahok tidak terjelaskan dalam video.

“Cara-cara seperti ini sungguh picik, tidak fair, dan tidak beradab. Cara-cara ini sangat tidak sesuai akhlakul karimah,” tandasnya.

Sebelumnya, beredar video pernyataan Ahok yang mengungkapkan bahwa surat Almaidah ayat 51 dalama Alquran seringkali dijadikan sebagai alat pembodohan masyarakat. Akibatnya, Ahok dilaporkan ke Bawaslu atas tindakan pelecehan Al-quran. (Hatiem)

Komentar