NU-Muhammadiyah! Said Aqil; Penyeimbang dan Pemersatu Ketika Bangsa Buntu

0
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Foto Dok. sihabuddin
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Foto Dok. sihabuddin
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Foto Dok. sihabuddin
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Foto Dok. sihabuddin

NUSANTARANEWS.CO – Belakangan ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah sibuk melakukan silaturrahim ke berbagai kelompok. Setelah sebelumnya ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), esoknya presiden berkunjung ke PP Muhammadiyah.

Bahkan safari presiden pun terus berlanjut ke markas Kopassus dan juga Brimob. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj menilai tindakan presiden dianggap sudah tepat, karena itu penting untuk menciptakan kestabilan di masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia patut bersyukur memiliki ormas besar NU dan Muhammadiyah yang bisa menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Alhamdulillah Indonesia punya ormas besar NU dan Muhammadiyah sebagai perekat, penyeimbang dan pemersatu ketika menghadapi kondisi yang buntu,” ujar Said Aqil Siradj dikutip dari Detik.com Sabtu (12/11/2016).

Ditanya terkait kasus Ahok, Ketum PBNU itu menyarankan agar proses hukum saja yang menyelidikinya. Dirinya berharap agar proses hukum bisa berjalan secara adil dan transparan.

“Proses hukum harus segera, ini masih terbilang terlambat, tapi tetap harus diusut segera agar tidak menimbulkan emosi masyarakat banyak,” tegasnya. (MK)

Komentar