Berita Utama

Nilai Ahok Lecehkan Alquran, Gerindra Meradang

Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Sodik Mudjahid/Foto: IST
Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Sodik Mudjahid/Foto: IST

NUSANTARANEWS.CO – Anggota komisi VIII DPR fraksi Gerindra Sodik Mudjahid meradang atas tindakan cagub DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menurutnya melecehkan Alquran. Ia menilai Ahok berusaha mempolitisasi Alquran dengan menyebut surah Al-maidah ayat 51 dalam Alquran digunakan pihak tertentu untuk membodohi rakyat.

“Ahok melecehkan Al-quran dan melukai hati umat islam,” ujar Sodik saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Sodik menilai Ahok seolah sengaja merasa dirinya disudutkan atastanama surat Al-maidah ayat 51. Pasalnya, kata Sodik, Ahok tidak henti-hentinya menyinggung ayat Alquran tersebut di depan umum.

Sodik menilai Ahok berusaha menampilkan dirinya seolah mengetahui betul tentang maksud Alquran. Padahal, kata dia, tujuannya justru ingin mempolitisasi Alquran supaya masyarakat memilihnya.

Sodik menganggap opini yang dibangun Ahok sesungguhnya mengandung sisipan SARA. Padahal, kata Sodik, Ahok selalu merasa dirinya sebagai korban kampanye SARA.

“Apa Ahok ingin mendapat simpati umat islam dengan terus-terusan bicara Al-maidah. Mencari simpatik silahkan, tapi dengan cara lain. Bukan dengan melecehkan kitab suci yang sangat dihargai umat islam,” tandasnya.

Baru-baru ini, masyarakat digegerkan dengan sebaran video di salah satu sosial media yang menunjukkan Ahok menolak opini bahwa umat islam tidak boleh memilih pemimpin non-muslim. Untuk membenarkan alasannya, ia menilai masyarakat disesatkan para politisi terkait tafsir surat Al-maidah. (Hatiem)

Komentar

To Top