LOUNCING WISATA CUNTANG RIVER TUBING DAN TAMAN HUTAN SEGAWEN DS. NGRAYUDAN KEC JOGOROGO. FOTO Dim 0805 Ngawi
LOUNCING WISATA CUNTANG RIVER TUBING DAN TAMAN HUTAN SEGAWEN DS. NGRAYUDAN KEC JOGOROGO. FOTO Dim 0805 Ngawi

NUSANTARANEWS.CO, Ngawi – Kabupaten Ngawi melaunching tempat Wisata Cunthang River Tubing dan Taman Hutan Segawen, di Desa Ngrayudan, Ngawi, Rabu (17/5/2017). Tepat wisata baru ini diresmikan langsung oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono di hadapan 350 hadirin

Budi Sulistyono menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi tertarik terhadap lokasi wisata baru yang ada di Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo.

“Tentunya kita semua optimis terhadap taman hutan yang satu ini. Nantinya sebagai salah satu kunjungan wisata yang ada di Ngawi sekaligus menambah support terhadap Ngawi Visit Years 2017,” kata Budi.

Menurut dia, sejak awal keberadaan Taman Hutan Segawen yang digagas dan dikembangkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ngrayudan sudah menjadi target untuk disulap sedemikian rupa sebagai daya tarik tersendiri untuk dunia wisata lokal Ngawi. Rencananya bakal dijadikan taman bunga dengan bermacam jenis serta spesiesnya serta dilengkapi beberapa wahana bermain bagi anak.

“Melalui Disparpora taman ini jelas akan kami kembangkan tentu akan kerjasama dengan pihak Perhutani. Paling tidak dalam waktu dekat segala fasilitas yang diperlukan akan teterpenuhi,” terang Budi.

Dalam kegiatan tersebut, hadir juga Wakil Bupati Ony Anwar, DPRD Ngawi F PDIP Heru, Camat Jogorogo Teguh Wahyudi, Danramil Jogorogo Kapten Inf Kasi, Babinsa Ngrayudan Pelda Purwoto, Kades Ngrayudan Suwarno, dan Asisten Perhutani Bapak Suwarno.

Kades Ngrayudan Suwarno dalam sambutannya meminta kepada Pemkab Ngawi untuk seceptanya membuat nota kesepakatan (MoU-red) dengan pihak Perhutani. Mengingat lokasi taman wisata Segawen memang berada di wilayah Perhutani setempat. Meski demikian dia optimis semua pihak yang terlibat akan terbuka guna menata kawasan wisata yang ada diwilayah desanya itu.

“Sejauh ini masih dikelola secara natural oleh warga setempat dengan ala kadarnya. Tetapi bagi kami yang penting punya keyakinan apabila wisata Segawen dikelola dengan baik akan berdampak pada peningkatan perekonomian warga sekitar demikian juga menjadi asset wisata di Kabupaten Ngawi,” terang Suwarno.

Dengan luas area tidak kurang 3 hektar tersebut, tambah Suwarno, Segawen memang patut menjadi satu suguhan wisata yang ‘apik’ untuk dikunjungi jika ditata sesuai konsep yang jelas.

“Apabila ada sederet fasilitas di tempat tersebut seperti gazebo, rumah pohon dan gubuk asmara tidak lepas dari kreatifitas Pokdarwis Desa Ngrayudan,” kata Suwarno. (Dim 0805)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar