Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuat rencana untuk para nelayan yang menambatkan hidupnya di antara pulau-pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Rencana tersebut adalah penyiapan pulau khusus untuk nelayan. Pulau khusus yang tentu saja bukan reklamasi pulau G.

“Yang paling penting penempatan nelayan itu sudah dipastikan di satu pulau. Di ujung kiri, sehingga dengan begitu nelayan bisa mudah akses ke laut,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan usai menggelar pertemuan membahas penuntasan masalah reklamasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (27/3/2017).

Rencana pulau khusus untuk ditempati para nelayan tersebut, kata Luhut, sudah ada sejak awal. Bahkan, katanya, sudah ada satu pulau yang kesuluruhan biayanya ditanggung oleh semua pengembang.

Untuk pembangunan pulau bagi para nelayan ini, katanya, akan dibiayai Pemprov DKI dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan nelayan. “Karena uangnya Pemda dapat, Pemda yang bangunkan. Jadi dibuat oleh Pemda sedemikian rupa bagusnya sehingga nelayan jadi nelayan yang naik kelasnya,” tutur Luhut.

Lebih lanjut Luhut menyatakan kepada media, bahwa nantinya akan ada fasilitas seperti rumah susun hingga pasar ikan sehingga memudahkan nelayan memasarkan hasil tangkapannya.

“Saya minta nelayan dibuatkan satu pulau sendiri, ada rumah susunnya, ada fasilitasnya, ada market (pasar) sehingga mereka juga langsung berlayar ke laut yang sudah bersih,” jelasnya. (rsk/rep)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar