Menunggu Kebangkitan Eropa. Foto: Dok. Express.co.uk
Menunggu Kebangkitan Eropa. Foto: Dok. Express.co.uk

NUSANTARANEWS.CO – Dewasa ini kepentingan Uni Eropa (UE) adalah upaya bersama seluruh warga dan negara-negara anggotanya untuk menyolidkan Eropa. Situasi dunia yang sedang berada dalam “situasi batas” ditengah arus globalisasi gelombang ketiga – sangat mengharapkan kebangkitan UE yang kuat, bertanggung jawab, dan dipersenjatai serta memiliki kebijakan strategi global yang baru yang betul-betul mampu memenuhi kebutuhan, harapan, dan aspirasi rakyatnya.

Dinamika politik kawasan Eropa beberapa tahun belakangan ini memang terkesan kerap mengalami turbulensi yang cukup mengkhawatirkan. Ditambah lagi dengan krisis di luar perbatasan Eropa yang secara langsung berdampak terhadap masyarakat Eropa.

Situasi ini membuat UE perlu segera melakukan reformasi guna mengatasi ancaman “gerakan ekstrim” yang kini menghantui Eropa. Serta guna menyikapi peluang ekonomi global yang mulai bergeser ke Asia Timur. Bila UE berhasil melakukan reformasi dengan 500 juta jiwa penduduknya yang terdidik dan terlatih, maka UE memiliki potensi yang dahsyat sebagai kekuatan ekonomi dan politik global di masa mendatang.

Salah satu isu sensitif bahwa UE adalah sepenuhnya “kekuatan sipil” perlu dipertegas dengan kenyataan bahwa UE saat ini berpartisipasi dalam 17 operasi militer dan sipil di seluruh dunia. Di tempat-tempat seperti Afghanistan dan Kongo, Georgia dan kawasan Sahel, Moldova, Somalia, dan di kawasan Mediterania, dimana ribuan pria dan wanita dikerahkan di bawah panji UE. Kegiatan ini jelas menunjukkan soft power dan hard power berjalan secara simultan.

Hal terpenting lainnya adalah kepentingan investasi UE pada lembaga-lembaga regional dan badan internasional di dalam dan antar kawasan – sebagai salah satu langkah reformasi tata kelola global demi menjawab tantangan abad 21.

Simak: Macron-Merkel Sepakat Mereformasi Eropa

Bila semua hal itu bisa diwujudkan tentu akan menguntungkan bagi semua negara anggota – dan penduduk UE. Namun tujuan ini hanya bisa diwujudkan dengan Eropa yang bersatu dan berkomitmen yang berbasis: keberagaman sebagai sumber kekuatan. Kita tunggu saja.

Penulis: Agus Setiawan

Komentar