Pesawat Patroli KKP
Ilustrasi Pesawat Patroli

NUSANTARANEWS.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah lama ingin mengadakan pesawat udara jenis Marine Surveillance Aircraft (MSA) untuk mengawasi wilayah perairan laut Indonesia. Menurut Susi, bila didukung dengan pesawat udara operasi pengawasan akan lebih efektif dan efisien.

Spesifikasi pesawat patroli yang kita butuhkan harus dilengkapi monitoring, control, surveillance (MSC) perikanan, instrumen pengawasan penangkapan ikan, search radar, forward looking infra red (FLIR), AIS transponder dan datalink dari pesawat ke kapal pengawasan dan kapal markas. Dengan menggunakan pesawat udara kita bisa mengawasi seluruh perairan nusantara lebih optimal.

Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI sore ini (14/6), Menteri Susi ingin segera merealisasikan pembelian 6 pesawat patroli tersebut yang anggarannya diperkirakan mencapai Rp 900 miliar. Namun, menurut Susi, biaya operasional pesawat jauh lebih murah ketimbang dengan menggunakan kapal laut. Negara bisa menghemat lebih dari Rp 500 miliar per tahun.

Misal kita hitung setahun dengan jam kerja 5 hari untuk 6 pesawat biayanya hanya Rp 35 miliar, sementara kalau menggunakan kapal laut dengan jam operasi 3 hari kerja selama 50 jam bisa mencapai Rp 600 miliar. Hitungan tersebut diambil dari perbandingan konsumsi BBM antara pesawat udara dan kapal laut, kata Susi.

Dengan penghematan tersebut, anggaran bisa dimanfaatkan untuk keperluan yang lain, misal pembelian speedboat untuk pengawasan di pulau-pulau kecil, ujar Susi. (Banyu)

Komentar