Mentan Andi Amran Sulaiman bersama sapi Belgian Blue. Foto: Dok. Humas Kementan
Mentan Andi Amran Sulaiman bersama sapi Belgian Blue. Foto: Dok. Humas Kementan

NUSANTARANEWS.CO, Cipelang – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kementeriannya memiliki target 1000 ekor kelahiran pedet Belgian Blue Tahun 2017/2018.

Mentan juga akan merevisi aggaran sebesar Rp. 20 Milyar demi menyukseskannya, kata Menteri. “Dalam waktu dekat kami akan segera melakukan lelang”, tegas Amran seperti dikutip dari siaran pers Kementan, Sabtu (17/6/2017).

Mentan mengatakan, pengembangan sapi Belgian Blue di BET Cipelang merupakan wujud pengembangan teknologi dalam rangka introduksi jenis sapi baru di Indonesia.

Keberadaan Belgian Blue, imbuhnya, digunakan untuk disilangkan dengan sapi lokal untuk meningkatkan perototan sapi lokal. “Saya bangga dan bahagia hari ini melihat keberadaan Belgian Blue”, ujar Mentan.

Ditambahakannya pengembangan dilakukan dengan menggunakan semen beku Belgian blue dengan mengimplementasikan TE (Transfer Embryo) dan sudah dilakukan sejak tahun 2016.

“Dalam sejarahnya, sapi Belgian Blue (selanjutnya disebut sapi BB) merupakan perkawinan antara sapi Shorthorn atau Durham dengan sapi lokal Belgia. Sapi hasil persilangan ini memiliki warna kulit “kebiruan” sehingga disebut dengan Belgian Blue,” sambung Amran.

Beberapa keuntungan yang diperoleh dari terjadinya mutasi ini adalah, perototan yang luar biasa, sehingga jumlah karkas juga meningkat dan kandungan lemak rendah. “Dengan dikembangkannya sapi BB ini, maka akan dapat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi daging sapi di Indonesia,” tutupnya. (red/rs)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar