Berita Utama

Menpar Arief Yahya: Jangan Khawatir Soal Turis China

Kementerian Pariwisata Arief Yahya. Foto Andika/Nusantaranews
Kementerian Pariwisata Arief Yahya. Foto Andika/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Tersiar kabar di berbagai media massa nasional, bahwa wisatawan dari China yang rumornya jadi tenaga kerja sempat heboh di lini massa.

Pun, pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara mengklarifikasi isu masuknya 10 juta tenaga kerja China. Alhasil isu tersebut dianggap hoax dan masyarakat diminta tak perlu cemas.

Beberapa pihak menyebut, isu-isu seperti itu tak bisa lepas dari kunjungan turis China ke Indonesia. Justru di tahun 2017 nanti Kementerian Pariwisata menargetkan akan mendatangkan sekitar 2 juta turis China yang menjadikan jumlah kunjungan turis terbanyak ke Indonesia.

Kementerian Pariwisata menanggapi rumor turis China yang menyalahkan izin menjadi pekerja ilegal di Indonesia. “Sampai saat ini tidak ada apa-apa, jangan khawatir. Di Malaysia dan Thailand banyak turis China, tapi di sana tenang-tenang saja,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya usai Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).

Menurutnya, turis China yang datang ke Indonesia memang niat untuk berlibur. Jikalau ada yang menyalahgunakan visa wisatanya sudah ada pihak imigrasi dan kepolisan yang akan turun tangan. Ditegaskannya turis China yang datang ke Indonesia adalah untuk berlibur. “Sudah ada imigrasi dan kepolisan yang akan mengurus,” ucapnya.

Arief Yahya mengatakan, pihak Kementerian Pariwisata juga akan memacu mendatangkan turis dari China dengan membuka penerbangan langsung. Bahkan di 2017, promosi pariwisata melalui digital akan lebih digalakkan di Negeri Tirai Bambu itu.

“Dari Beijing, Shanghai dan Guangzhou sudah ada penerbangan langsung ke sini. Jangan panik dan takutlah, China itu pasar yang besar untuk wisata,” kata dia.

“Hanya di Indonesia saja orang-orang mempersoalkan itu, di luar sana nggak ada, tenang-tenang saja,” tuturnya. (Andika)

Komentar

To Top