Connect
To Top

Menpan RB dan Menteri Agraria Diperingatkan DPR

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur punya pekerjaan rumah setelah dirinya didulat menjadi menteri hasil Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi-JK Jilid II beberapa waktu lalu. Sedikitnya ada tiga agenda pokok yang mesti segera dilakukan Asman Abnur seperti diingatkan Anggota DPR Fraksi PKB, Yanuar Prihatin. Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Nunsantaranews di Jakarta, Yanuar mengatakan pihaknya menginginkan adanya perubahan cepat terutama pada sektor yang berkaitan dengan ekonomi perdagangan, pelayanan birokrasi dan manajemen pembangunan.

“Kami menginginkan agar reshuffle ini ada perubahan cepat terutama pada sektor yang berkaitan dengan ekonomi perdagangan, pelayanan birokrasi dan manajemen pembangunan,” ujar Yanuar.

Perubahan cepat itu, kata dia, demi tercapainya perubahan yang signifikan di dalam menjalankan kinerja pemerintahan sehingga program Trisakti Nawacita semakin kuat.

Anggota Komisi II ini berharap pergantian menteri PAN RB dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional mendapatkan perhatian khusus kedepan. Pasalnya kedua sektor tersebut seringkali terkendala miss-koordinasi dan miss-komunikasi terhadap Komisi II. Dirinya meminta Menteri PAN dan RB Asman Abnur dapat menyelesaikan tiga agenda pokok.

“Ada tiga agenda pokok yang harus dilakukan yakni percepatan reformasi birokrasi di tingkat pusat dan daerah, perbaikan pelayanan publik di berbagai sektor dan penguatan koordinasi antar instansi,” tuturnya.

Anggota Komisi II ini berharap, Asman Abnur perlu mempercepat proses reformasi birokrasi yang senyatanya sudah memiliki konsep, aturan dan UU agar pelayanan publik tidak lagi menjadi bahan keluhan masyarakat.

“Pak Asman Abnur harus memiliki sikap konkrit secara politik untuk membuat kebijakan yang baik. Menjamin perubahan pelayanan publik serta membantu kepala daerah agar memiliki mainset reformasi birokrasi yang merupakan ujung tombak berjalannya program pemerintah,” tambah dia.

Sementara itu, ketua DPP PKB ini menyampaikan pesan kepada Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil harus merubah budaya kerja aparatur BPN yang dinilai lambat dan bertele-tele. Selama ini berdasarkan fakta di lapangan lemahnya koordinasi di lingkungan BPN.

“Memastikan bahwa agenda BPN bisa sejalan dengan lebih baik, program reformasi agraria berjalan, memiliki sikap tegas serta langkah konkrit untuk membenahi aparatur BPN di segala lini. Punya keberanian seluruh cara kerja pembenahan mental pekerja BPN. Tudingan miring mafia tanah, mafia sertifikat di lingkungan BPN harus bisa dijawab dengan benar dan diselesaikan oleh menteri yang baru,” pungkasnya. (eriec dieda)

Komentar