Ekonomi

Menlu Retno Marsudi; Ini Usaha Indonesia Jaga Stabilitas Samudera Hindia

Menteri luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi/Foto; Dok. Menlu
Menteri luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi/Foto; Dok. Menlu

NUSANTARANEWS.CO – Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan pendapatnya tentang posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas Samudera Hindia di acara Pertemuan Tingkat Menteri IORA di Nusa Dua Bali.

Rento Marsudi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan stabilitas, keamanan,dan kesejahteraan di kawasan Samudera Hindia. Ia menilai letak Indonesia yang begitu strategis bisa menjadi penyambung hubungan baik dengan negara-negara-negara di lingkaran Samudra Hindia.

“IORA Concord dan Action Plan menjadi bagian penting untuk memberikan arah ke depan IORA dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kesejahtaraan di kawasan Samudera Hindia,” ujarnya secara tertulis, (Rabu 26/10/2016).

“Ini merupakan momentum yang tepat bagi keketuaan Indonesia untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan serta untuk merancang visi strategis masa depan IORA,” jelas Menlu RI tersebut.

Indian Ocean Rim Association (IORA) merupakan forum kerja sama lingkar Samudra Hindia yang berfokus pada peningkatan kerja sama ekonomi dan maritim. IORA beranggotakan 21 negara, yaitu Australia, Bangladesh, Comoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagascar, Malaysia, Mauritius, Mozambique, Oman, Seychelles, Singapore, Somalia, South Africa, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, United Arab Emirates, dan Yemen.

Menlu RI dan Sekjen IORA sepakat bahwa dukungan tingkat tinggi terhadap hasil-hasil pertemuan IORA khususnya IORA Concord sangatlah penting. IORA Concord dibutuhkan untuk dapat mencapai 6 area prioritas IORA, yaitu keamanan maritim, kerja sama perdagangan dan investasi, perikanan, manajemen bencana, pendidikan, dan pariwisata di kawasan Samudera Hindia. (Adhon/Red-03)

Komentar

To Top