Berita Utama

Menkeu Waspadai Harga Komoditas China

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Saat memberikan siaran pers ke awak media foto andika nusantaranews
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Saat memberikan siaran pers ke awak media. foto: andika/nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai pada 2017 mendatang. Salah satunya yaitu penurunan harga komoditas.

“Ekonomi global masih melakukan tekanan pada tahun 2017 dan ini berdampak kata harga komoditas yang masih mengalami tekanan,” tutur Sri Mulyani usai rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di gedung Djuanda I Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Yang perlu diwaspadai adalah, lanjut Sri,  perlambatan ekonomi China (Tiongkok). Sebab, hal ini akan berdampak pada perlambatan nilai ekspor dan impor Indonesia.

“Lalu adalah ekonomi Tiongkok yang harus dipantau dan diantisipasi,” kata Sri.

Seperti diketahui, World Bank (Bank Dunia) dalam laporan terbarunya memprediksi ekonomi China akan terus melambat hingga akhir tahun 2018. Bahkan, ekonomi China (Tiongkok) diperkirakan hanya akan tumbuh sebesar 6,3 persen pada tahun 2018 mendatang.

Adapun penyebab dari melambatnya ekonomi China adalah karena ekonomi yang masih bergantung pada sektor konsumsi. Padahal, selama ini ekonomi China ditopang oleh sektor produktif. (Andika)

Komentar

To Top