Dandim Madiun Rachman Fikri/Foto Dok. Pribadi
Dandim Madiun Rachman Fikri/Foto Dok. Pribadi

NUSANTARANEWS.CO, Madiun – Bangsa Indonesia patut berbangga memiliki berbagai macam kekayaan diantaranya adalah kemajemukan. Nilai-nilai toleransi, solidaritas dan kesetaraan yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia sudah semestinya dijaga bersama dan terus diperkuat serta dijadikan dasar etik tatanan kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Ini sebagai upaya untuk menangkal berbagai macam isu yang berkembang di era global saat ini yang semakin tak terbendung.

“Sejarah mencatat kerajaan-kerajaan besar yang pernah ada di bumi nusantara, seperti kerajaan Sriwijaya dan Majapahit hancur dan runtuh bukan karena invansi dari negara asing akan tetapi karena konflik internal, jangan sampai anak cucu kita nantinya mendengar pernah ada Indonesia seperti yang pernah terjadi pada sejarah kerajaan Sriwijaya maupun Majapahit,” kata Dandim Madiun Letkol Inf Rachman Fikri di Gedung Diklat Kota Madiun Rabu (22/2/17) kemarin.

Sementara itu Kapolres Madiun Soni Mahar Budi Adytawan menjelaskan bahwa sebagai negara yang memiliki keberagaman suku dan budaya, maka Pancasila adalah sumber segala hukum yang ada NKRI.

“Pancasila merupakan pandangan hidup, dasar negara dan merupakan sumber dari segala sumber hukum di NKRI.  Pancasila sebagai lambang negara, sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia. Perspektif ancaman seperti serangan dari negara luar/proxy war, meliputi pelemahan generasi muda melalui narkoba, pelemahan melalui media intenet,” ungkap dia.

Editor: Romandhon

Komentar