Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi/Foto Andika / Nusantaranews
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi/Foto Andika / Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Pemerintah gencar menghapus pungutan liar (pungli). Namun hal tersebut juga belum sepenuhnya dilakukan oleh sejumlah pihak termasuk pimpinan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polri beserta Polda Jawa Timur dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur menangkap RS, Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III. Hal itu terkait dugaan operasi tangkap tangan (OTT) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun angkat bicara soal itu dalam media sosialnya, pada Selasa (1/11/2016).

“Peringatan yang berulang-ulang saya sampaikan untuk setop pungli ternyata masih belum diindahkan bahkan ketika sudah ada tindakan hukum tegas sebelumnya,” tulis Budi seperti dikutip dari twitternya.

“Peristiwa OTT Dirops Pelindo III bukti praktik tercela ini masih berlangsung. Saya minta segera akhiri sebelum hukum yang menghentikan,” tambah Budi Karya.

Untuk diketahui, RS, Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III diringkus dalam operasi tangkap tangan (OTT) pungli di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Selasa siang tadi dan terduga masih dalam proses pemeriksaan. (Andika)

Komentar

SHARE