Sayuran Andewi/Foto via ambell/Nusantaranews
Sayuran Andewi/Foto via ambell/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Bagi sebagian orang, andewi barangkali adalah jenis sayuran yang masih sangat asing. Bahkan sangat mungkin sebagian dari kita belum pernah mencicipinya. Padahal, andewi merupakan salah satu jenis sayuran yang bergizi tinggi, serta memiliki cita rasa yang lezat. Sayuran ini tergolong sayuran dataran tinggi. Sayuran ini berkerabat dekat dengan cikori. Andewi banyak dibudidayakan di dataran tinggi di Indonesia. Sementara cikori belum ada di tanah air.

Andewi merupakan sayuran jenis daun yang secara fisik mempunyai banyak kemiripan dengan sawi bakso. Yang membedakannya barangkali adalah bagian daunnya yang lebih berlekuk-lekuk alias keriting dan berwarna lebih pucat dibandingkan bentuk dan warna sawi bakso. Tekstur daun andewi mirip dapat dikatakan sangat mirip dengan selada daun—lembut dan renyah karena mengandung banyak air.

Andewi termasuk sayuran yang mengandung banyak serat. Bagi Anda yang sedang menjalani diet rendah kalori, pilihlah andewi untuk memperpanjang waktu makan Anda. Serat yang cukup pada andewi diyakini mampu mengenyangkan perut, meskipun Anda tidak mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Selain itu, mengonsumsi andewi dalam jumlah banyak tidak akan pernah membuat Anda menjadi gemuk.

Kandungan vitamin yang paling dominan pada andewi adalah vitamin C. Walau jumlahnya termasuk sedang jika dibandingkan dengan sayuran lain, vitamin C yang dikandung andewi sangatlah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda. Kandungan vitamin C pada andewi sangatlah penting, sebab berperan untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, meningkatkan serapan zat besi, membantu serapan vitamin E, menurunkan risiko terkena kanker, dan mencerdaskan otak.

Andewi banyak mengandung kalsium, fosfor, kalium, dan magnesium. Dalam pengobatan herbal, daun andewi sering digunakan sebagai obat alami bagi pasien hernia. Mekanisme penyembuhannya melalui penguatan tulang dan sendi. Kalsium, fosfor, dan magnesium pada andewi terbukti mampu memperkuat piringan sendi yang turun atau melengkung. Sementara itu, kaliumnya efektif untuk mencegah peradangan, yang sering dikeluhkan penderita hernia.

Andewi juga memiliki efek diuretik (peluruh kencing) yang cukup baik. Bagi Anda penderita kelainan ginjal dan tekanan darah tinggi, efek tersebut akan membantu meringankan penyakit Anda. Penurunan retensi air akan meringankan kerja ginjal. Dengan penurunan tekanan air pada ginjal, secara tidak langsung akan menurunkan tekanan darah. Efek ini sangat diharapkan bagi penderita hipertensi, karena zat garam yang ada pada tubuh akan terbuang lewat urine. Efeknya, tekanan darah tidak meningkat.

Editor: Romandhon

Komentar