Wanita Melinial asik nonton sesuatu di smartphonenya ketika sedang nonton di bioskop | Polygon
Wanita Melinial asik nonton sesuatu di smartphonenya ketika sedang nonton di bioskop | Polygon

NUSANTARANEWS.CO – Tidak ada yang tahu wajah pasti dunia dan gaya hidup manusia di masa depan. Akan tetapi, gejala-gejala yang muncul di era milenial memberi petunjuk akan kemana dan seperti apa bentuk tata dunia baru di masa depan.

Salah satu hasil penelitian ternyata cukup mengejutkan. Seperti yang dikemukakan peneliti Futurologist Dr Ian Pearson bahwa, pada tahun 2050 mendatang, perempuan disebut lebih suka berhubungan seks dengan robot ketimbang pria.

Hubungan intim bagi kaum perempuan di masa depan, ternyata dinilai hanya menjadi gaya hidup. Hal itu terjadi akibat para perempuan sering mengganti pasangan mereka dengan robot seiring meningkatnya tren bercinta dengan Cyborg. Indikasi ini barangkali baru terjadi di negara-negara yang secara teknologi lebih maju.

Baca: Pearson Ramal Tahun 2050 Wanita Lebih Suka Bercinta dengan Robot Ketimbang Pria

Seperti ditulis nusantaranews.co sebelumnya, Pearson meramalkan, bercinta dengan robot akan menjadi sesuatu yang umum dilakukan para wanita di masa depan. Ia menganggap, hubungan seks dengan robot bukanlah hal baru saat ini karena alat-alat pemuas nafsu seks telah mengalami perkembangan dan kemajuan cukup pesat belakangan. Akibatnya, kata dia, akan dijumpai lebih banyak wanita yang justru mencari pasangan dari robot ketika hasrat bercinta mereka muncul.

Lantas, apa penyebabnya? Salah satunya adalah bejibunnya situs porno yang menyediakan beragam gaya bersenggama. Dimana para pengguna handphone pintar memungkinkan untuk secara mudah mengaksis situs tersebut. Hal ini bukan semata-mata spekulasi atau anggapan belaka.

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di University of Montreal mengungkapkan, nyaris orang di usia muda semuanya pernah menonton film-film porno. Para peneliti pun berandai-andai bahwa tak mungkin rasanya menemukan orang yang tidak pernah menonton film-film panas, baik di komputer maupun smartphone. (Studi: Hampir Semua Orang Pernah Menonton Film Porno)

Dalam sebuah penelitian terhadap 20 anak remaja, dalam sepekan mereka menonton film porno selama rata-rata 20 menit. Hal itu dikatakan akibat rasa kesepian. Bahkan para peneliti menemukan pria pertama kali menonton porno di usia 10 tahun. Temuan paling penting dari studi ini adalah kenyataan bahwa selama proses pencarian responden para peneliti tidak berhasil menemukan satu orang pun yang belum pernah menonton film porno sebelumnya.

Film dewasa dalam sebuah penelitian dijajarkan dengan alkohol. Artinya, sama-sama memiliki candu yang luar biasa. Ketika seseorang nonton film panas, dimungkin seseorang itu ketagihan. Nah ketika ketagihan, mental dia juga akan terganggu. Hal ini dikemukakan oleh ahli pornografi internet Mary Sharpe.

Lihat: Kecanduan Film Porno Berdampak Pada Mental dan Pendidikan

Penelitian lain menyebutkan bahwa, kaum perempuan lebih rajin menonton film dewasa setelah menjalani masa pernikahan. Temuan penelitian ini diterbitkan di Jurnal Sexsologies sebagaimana dilansir Independent.

Ketika itu, para peneliti mewawancarai 100 pria dan perempuan yang telah menikah untuk mengetahui bagaimana perilaku dan sikap mereka terhadap perubahan seksualitas setelah menikah dibandingkan sebelum menikah. Hasilnya, 9 persen dari perempuan mengaku menonton film dewasa sebelum menikah. Sementara 28 persen mengaku menontonnya setelah menikah. Sedangkan pria, 23 persen mereka mengaku menonton film dewasa sebelum menikah. Dan setelah menikah hanya 14 persen saja.

Hasil penelitian terbaru pun semakin menegaskan temuan-temuan sebelumnya terkain dengan kecenderungan perempuan dalam dunia seks sebagai gaya hidup. Seperti yang dilakukan oleh PornHub dalam sebuah studinya. (Lacak: Pasca Menikah, Perempuan Rajin Menonton Film Dewasa)

PornHub menunjukkan bahwa kaum minat kaum perempuan untuk menonton film dewasa memang tinggi, studi lanjutan yang dilakukan institusi yang sama membeberkan bagaimana kaum wanita mengkonsumsi hiburan 17 tahun ke atas ini. Dimana, 80 persen perempuan mengakses video-video porno dari telepon genggam mereka. Sementara, pria hanya 69 persen. Delapan puluh persen ini terbagi dari 71 persen dari telepon genggam, sedangkan 9 persennya dari tablet. Sisanya menggunakan komputer.

Penulis: Riskiana Sulaiman

Komentar