Film Porno Adiktif/Foto Ilustrasi/Telegrafi
Film Porno Adiktif/Foto Ilustrasi/Telegrafi

NUSANTARANEWS.CO – Menonton film porno adalah sebuah ide kurang sehat. Sebab, meski tak semua, sebagian orang akan merasakan kecanduan usai menonton film atau video porno.

Menariknya, orang-orang yang kecanduan sering memiliki masalah emosional yang memungkinkan kecanduan menjadi masalah serius. Masalahnya, mengapa? Mengapa ada orang yang ingin melihatnya lagi?

Melansir New Health Advisor, sama seperti obat-obatan, film porno juga menciptakan jalur saraf, yang mengaktifkan setiap kali anda melihat gambar erotis. Jalur saraf menjadi lebih luas bila anda secara konsisten menonton porno.

Bisa jadi ketika anda menjadi seorang pecandu porno, anda tidak menonton porno hanya untuk kesenangan seksual, tapi jalan untuk melarikan diri dari masalah emosional lain dalam hidup, seperti kecemasan, depresi, trauma yang, merasa rendah diri dan stres.

Selain itu, pornografi memicu respon di otak yang terasa sangat menyenangkan. Ini biasanya terjadi karena pelepasan dopamin dan biokimia seperti adrenalin, oksitosin, endorfin, dan serotonin, juga terlibat. Ketika anda mulai penyalahgunaan reaksi alami ini, anda menjadi seorang pecandu porno.

Baik pria maupun wanita dapat kecanduan porno, tetapi mereka mungkin lebih memilih berbagai jenis porno. Kebanyakan pria sering merasa puas ketika mereka melihat porno hardcore, tetapi wanita biasanya seperti erotika dengan hubungan emosional. Namun demikian, tanda-tanda dasar kecanduan porno biasanya tetap sama.

Misalnya, seorang pecandu porno ketika menghabiskan banyak waktu menonton film porno, mulai menonton konten seksual lebih aneh dan intens serta terus menonton porno bahkan setelah melihat efek negatifnya. (ER)

Komentar