Penampilan Reog Singo Wijoyo, Desa Kunti, Bungkal, Ponorogo. (Foto: Muh Nurcholis)

NUSANTARANEWS.CO, Ponorogo – Kegiatan Sejarahan atau halal bihalal seniman Reog dari Paguyuban Seni Reog (PSR) Singo Wijoyo bersama warga Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo berlangsung semarak, Minggu (16/7/2017). Kegiatan diiisi dengan parade dadak merak seni reog dengan melilingi desa Kunti.

Menurut Kepala Desa Kunti, Supriono, kegiatan dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur seniman dan masyarakat desa Kunti.

“Bersamaan dengan bulan Syawal ini kami para seniman dan masyarakat mengadakan sejarahan atau halal bihalal dan saling memaafkan,” kata Supriono.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa acara sejarahan dilaksanakan rutin setiap tahun dengan agenda parade Reog Ponorogo.

“Alhamdulilah kita bisa kembali fitri sehingga bisa melaksanakan aktifitas kembali,” paparnya.

Sedangkan Amar Makruf salah satu tokoh pemuda Desa Kunti juga menerangkan bahwa para pemuda ikut menyukseskan acara sejarahan parade reog desa Kunti. Amar juga menambahkan bahwa seni reog harus tetap dilestarikan hingga kapanpun.

“Reog adalah budaya asli Ponorogo yang harus lestari sepanjang jaman,” ucap Amar.

Lebih lanjut dia menandaskan parade reog juga diisi parade seni tari jatil dan tari bujangganong.

“Lebih istimewa lagi adalah penampilan Bujangganong perempuan,” katanya.

Biasanya bujangganong dimainkan seniman laki-laki. “Kali ini menampilkan seniman perempuan dalam memainkan tari bujangganong,” pungkasnya.

Pewarta: Muh Nurcholis
Editor: Eriec Dieda

Komentar