Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita/Foto Andika /NUSANTARAnews
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita/Foto Andika /NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Masyarakat Indonesia kini punya pilihan daging murah untuk memenuhi asupan protein mereka, yakni dengan daging sapi beku asal Australia atau daging kerbau India. Harga daging beku tersebut ditetapkan maksimal Rp 80.000 perkilogram (kg).

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan, harga daging beku tersebut lebih murah dibanding harga daging sapi segar. Sebab sampai saat ini harga daging sapi segar mencapai Rp 120.000/kg.

“Kita cek sampai ke Pasar Jatinegara ini dengan maksimal Rp 80 ribu per kg, ada yang Rp 50 ribu per kilogram, ada yang Rp 78 ribu per kilogram. Tergantung jenis daging beku. Dengan demikian, masyarakat ada pilihan mau daging beku dengan harga maksimal Rp 80 ribu per kilogram tersedia. Di luar itu ada daging segar dengan kondisi(harga) yang ada silahkan,” ujar Mendag Enggar di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Menurutnya, daging beku ini sudah memiliki kualitas yang baik. Sebab, kata Enggar, daging impor ini telah melewati pemeriksaan yang ketat. “Kita mau sampaikan daging beku lebih higienis, dan kesehatannya melalui proses pemeriksaan yang cukup,” kata Enggar.

Enggar berujar, bahkan konsumsi terhadap daging beku, kini sudah digunakan di beberapa negara maju. “Kemudian Saya menekankan di semua negara maju, salah satu persyaratan daging mereka dibekukan dulu. Nampak di hotel, rumah makan mereka bekukan dulu,” tutur dia. (Andika)

Komentar