Sayuran Sehat buat Anak. Foto Devi MS
Sayuran Sehat buat Anak. Foto Devi MS

NUSANTARANEWS.CO – Kita ketahui sayuran sangat baik untuk anak-anak, berbagai macam kandungan nutrisi dalam sayuran sangat baik untuk mendukung tumbuh kembangnya. Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan dan tumbiuh sehat.

Keripik, makanan ringan, kentang goreng dan burger menjadi hal yang lebih banyak disulai oleh anak-anak. Akan tetapi ia membutuhkan serat, vitamin, antioksidan dan lain sebagainya dan selain buah,  sayur menyediakan itu semua.

Anda tidak mungkin menghadirkan paksaan pada anak anda untuk memakann sayur sesuai dengan kemauaan anda. Ada banyak caya yang bisa anda lakukan untuk menerapkan kebiasaan makan sayur pada putra-putri anda.

Dilansir dari The Independent, Edward Abramson, seorang profesor dari California University, memangatakan bahwa akan membutuhkan waktu bagi seorang anak untuk memakan sesuatu yang baru bagi mereka. Orang tua tak lantas menyerah dalam penawaran pertama yang mereka tolak. Tawarilah anak anda memakan sayur dan ceritakan betapa sayur tersebut sangat menarik dan anda juga harus memakannya juga.

Food neophobia, ketakutan terhadap makanan baru diungkapkan oleh Jane Wardle seorang profesor di Clinical Psychology at University College London’s Department of Epidemiology and Public Health  adalah hal yang lumrah terjadi pada anak-anak. Mulailah memberikan sayur sejak dini dengan sayuran yang dapat dicernanya dengan baik seperti bayam. Kemudian ketika ia telah mengenal jenis makanan lain sepeti keripik, dia mungkin akan berpaling. Jadi, tetap berlakukan makan sayur dengan memberikannya potongan kecil-kecil.

Orang tua hendaknya juga menjadikan kebiasaan makan sayur menjadi kebiasaan mereka. Pada saat hamil, seorang ibu juga hendaknya membiasakan diri untuk mengkonsumsi sayur.

Beberapa anak justru menjadikan orang tuanya sebagai alasan untuk tidak memakan sayur.

Menghadirkan sayuran sebagai cemilan juga sangat efektif untuk menghadirkan kebiasaan makan sayur ini. Di barat, orang tua banyak memberlakukan makanan salad sebagai cemilan yang dihidangkan untuk menemani anak-anak mereka belajar atau bermain.

Di negara kita, salad tradisional seperti rujak, gado-gado, lotek juga sangat menerik. Terlebih anda dapat mengajak anak anda untuk terlibat dalam proses pembuatannya. Misal memberikan tugas padanya untuk memotong sayuran, mengupas kulit kacang dan lain sebagainya.

Buatlah makan sayur menjadi kebiasaan tanpa memberlakukan paksaan pada anak anda. Jadi orang tua harus memuali dari mereka sendiri.

Penulis: Riskiana
Editor: Ach. Sulaiman

Komentar