Berita Utama

Megawati Diundang Istana, Pengamat: Sebuah Silaturahmi Politik Untuk Meledek SBY

Megawati Diundang Istana, Pengamat: Sebuah Silaturahmi Politik Untuk Meledek SBY/Foto: dok.OkeZone
Megawati Diundang Istana, Pengamat: Sebuah Silaturahmi Politik Untuk Meledek SBY/Foto: dok.Okenone

NUSANTARANEWS.CO – Aktivis 98, Uchok Sky Khadafi, menilai diundangnya Ketua Umum (Ketum) PDIP yang juga Presiden RI ke 5, Megawati Soekarnoputri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara merupakan sindiran yang ditujukan kepada Ketum Partai Demokrat dan Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Megawati diundang ke istana oleh petugas partai, Jokowi membungkusnya sebagai sebuah silaturahmi politik untuk meledek mantan presiden SBY. Dengan Megawati ke istana, memperlihatkan bahwa Jokowi siap berhadapan secara politik dengan mantan presiden SBY, atau Megawati ke istana, sebuah sinyal bahwa saat ini sepertinya Jokowi tidak boleh dulu mengundang SBY ke istana atau bertemu dengan SBY,” ungkap Uchok kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/11).

Selain itu, menurut Uchok, hadirnya Megawati ke istana juga untuk memberikan semangat kepada petugas partainya yang kini tengah was-was akan situasi dan kondisi politik yang kurang stabil.

“Kedatangan Megawati ke istana, tidak salah loh, karena Megawati perlu menghibur Jokowi sebagai petugas partai yang saat ini sedang galau karena banyak demo-demo, dan menjadikan pemerintah secara politik dalam ketidakpastian dalam politik. semoga saja, dengan Megawati ke istana, memberikan Presiden Jokowi sebuah inspirasi bukan lagi membawa masalah bagi pemerintah Jokowi,” ujarnya.

Lebih dari itu, Ia juga menyebutkan, kehadiran Megawati di istana seolah-olah menjadi sebuah bantahan bagi dorongan-dorongan supaya Jokowi bertemu dengan SBY.

“Presiden Jokowi bertemu SBY belum dibutuhkan secara politik. kalau akan bertemu dengan SBY, bisa merugikan untuk Presiden Jokowi sendiri,” kata Uchok menambahkan. (Deni)

Komentar

To Top