(Ilustrasi) Masturbasi di Tempat Kerja. Affair photo dreamstime
(Ilustrasi) Masturbasi di Tempat Kerja. Affair photo dreamstime

NUSANTARANEWS.CO – Dosen psikologi Nottingham Trent University, Mark Sergeant mengatakan bahwa istirahat kerja dengan melakukan masturbasi akan sangat efektif di tempat kerja dan merupakan cara yang bagus untuk menghilangkan ketegangan dan tekanan.

Dilansir Metro, gagasan ini disuarakan psikolog Dr Cliff Arnall. “Tentunya mengambil kebiasaan istirahat untuk melakukan masturbasi karena kebosanan atau pelarian sebagai upaya untuk meningkatkan fokus kerja,” ujar Arnall.

Untuk itu, ia menyarankan agar masturbasi di tempat kerja dijadikan sebuah kebijakan perusahaan. Tujuannya untuk menghasilkan fokus kerja, mengurangi agresi, menambah produktivitas dan bisa membuat tersenyum.

Ladies dan gentlemen, istirahat masturbasi di tempat kerja kini sudah mendapat legitimasi dari sains. Namun, Arnall mengingatkan bahwa bila mengalami kegagalan untuk mencapai orgasme, dapat mengakibatkan frustasi dan lelah sehingga mengacaukan pekerjaan.

Selain itu, Arnall juga mengingatkan agar jangan sampai seseorang berfantasi dengan rekan kerja mereka ketika masturbasi. Pasalnya, kata dia, hal itu bisa mengakibatkan gangguan kognitif.

Wacana tentang masturbasi di tempat kerja ini berangkat dari survei Time Out New York yang melaporkan pada akhir tahun 2015 bahwa 39 persen pembaca pria mengaku melakukan masturbasi di kantor. Namun, data tersebut tidak memberikan data kuantitatif secara aktual sebagai elemen pendukung karean hanya membuat kesimpulan secara general dan sebagian besar menguti fakta anekdotal semata.

Pewarta: E. Dieda
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar