Connect
To Top

Mantan Menko Polhukam Yakinkan TNI Tak Akan Menyakiti Rakyat

NUSANTARANEWS.CO – Tedjo Edhy Purdijatno selaku mantan Menko Polhukam melihat kunjungan Presiden Jokowi ke Markas Kopassus, Korps Brimob Polri, dan Korps Marinir dalam sepekan merupakan bentuk kegelisahan seorang pemimpin.

Meski demikian Tedjo Edhy memastikan bahwa langkah presiden itu dianggap sebagai sesuatu yang lumrah.

Menanggapi isu yang berkembang soal kunjungan presiden, dirinya menegaskan bahwa TNI tak akan tega menyakiti rakyat.

“Saya yakin TNI tidak pernah diajarkan untuk menyakiti rakyat. Kelahiran TNI dari rakyat untuk rakyat,” kata Tedjo Edhy Minggu (13/11/2016) dalam diskusi peran TNI dan Polri di Menteng, Jakarta.

“Jangan diartikan safari politik Presiden Jokowi kemarin sebagai upaya mendekati TNI-Polri dalam menghadapi tuntutan sejumlah ormas Islam. Jangan dipandang sebagai penegasan kekuasaan,” tegasnya.

Dalam situasi yang serba tak pasti seperti sekarang ini, Tedjo Edhy menilai pernyataan Jokowi bisa memicu kekhawatiran bagi publik. Asumsi-asumsi negative akan muncul.

Berbeda dengan Wakil Ketua Komisi III DPR, Benny Kabur Harman, dimana kunjungan Presiden Jokowi ke sejumlah institusi TNI dan Kepolisian serta ke para ulama kentara dengan hal-hal berbau politis.

“Saya anggap ini bukan kunjungan biasa tapi sarat makna dan kepentingan politik terutama setelah aksi 411 lalu,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Ia meyakini Indonesia tak memiliki masalah dengan persoalan keberagaman. Kalaupun ada masalah keberagaman maka tentunya hanya hukum yang harus dipakai tanpa diskriminasi. (Adhon/Nusantaranews)

Komentar