Berita Utama

Luhut Pandjaitan Tantang Penyebar Isu Ajukan Data WNA China Ilegal di Indonesia

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara media briefing di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (23/12)/Foto: Dok. Humas Menko Maritim
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara media briefing di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (23/12)/Foto: Dok. Humas Menko Maritim

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI (Menko Kemaritiman) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa Indonesia tidak bermaksud menarik tenaga kerja China. Akan tetapi hanya menarik wisatawan China ke Indonesia.

“Presiden Jokowi minta ke Presiden Xi Jinping supaya mengirim 10 juta turis Tiongkok datang ke Indonesia. Kemarin ada 1,3 juta turis datang ke Indonesia dari China. Angka ini masih jauh, tapi angka itu diplesetkan jadi tenaga kerja kasar China yang masuk ke Indonesia,” ujar Luhut dalam acara media briefing di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (23/12).

Dalam acara tersebut Luhut juga membantah berita mengenai 21.000 tenaga kerja China seluruhnya ilegal. Padahal, tenaga kerja dari China yang ilegal hanya tercatat sebanyak 800 orang.

“Kita jangan merusak diri sendiri dengan membuat berita tidak benar. Berita yang benar dari data yang kami miliki, tenaga kerja dari Tiongkok yang mungkin ilegal itu hanya 800 orang. Satu angka yang wajar dan tentu bisa terjadi dengan luasnya wilayah Indonesia,” kata Luhut.

Tidak hanya itu, Luhut pun menantang penyebar isu tenaga kerja China ilegal tersebut untuk memberi data dan melakukan klarifikasi.

“Kalau ada yang bilang 21.000, saya minta datang itu orang kasih lihat datanya ke saya. Jangan manipulasi rakyat kita dengan berita tidak benar. Saya minta, jangan kita ini membohongi rakyat kita,” katanya. (sule/red-02)

Komentar

To Top