Ekonomi

Lobi Kementerian PUPR, Pemprov Jatim Kejar Perbaikan Infrakstruktur Di Jatim

Gus Ipul Memberikan Sambutan Pada Prakonreg Kementerian PUPR Tahun 2017 di Hotel Mercure Surabay/Foto Tri Wahyudi
Gus Ipul Memberikan Sambutan Pada Prakonreg Kementerian PUPR Tahun 2017 di Hotel Mercure Surabay/Foto Tri Wahyudi

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) punya ambisi untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur di Jatim. Mulai masalah rusaknya jalan nasional di Jatim hingga pembangunan pelabuhan di beberapa tempat di Jatim.

Saat menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) di Surabaya, Rabu (15/3) khusus kepada sekjen PUPR Anita Firmanti, Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf berharap kementerian PUPR bisa segera menuntaskan pembangunan seluruh jalan tol yang ada di Jatim.

Disamping itu juga, ingin memperkuat pelabuhan, tidak hanya Tanjung Perak saja, tetapi juga ingin di daerah timur, seperti di Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi bisa dikembangkan dengan baik. Hal itu dalam rangka mengurangi biasa logistik. Karena ternyata kirim barang ke Makasar jauh lebih murah ke Singapura. Selain itu, berlabuh di Surabaya, ternyata lebih mahal daripada berlabuh di Probolinggo.

“Disamping itu  bandara Juanda terus dikembangkan, didukung  oleh Kementerian PUPR untuk penyelesaian dan percepatan penambahan landasan,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Menurut pria yang juga mantan Ketum Anshor dua periode ini mengatakan pembangunan beberapa bendungan dalam rangka memenuhi kebutuhan tidak hanya untuk pertanian, tapi juga air baku bagi masyarakat. Misalnya jika Umbulan sudah jadi membantu masyarakat Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik. Akses air masih belum maksimal sekitar 70 %.

“Jalan berlubang dan peningkatan kualitas jalan diperkirakan bisa tuntas selesai bulan depan, sehingga para pengemudi menjadi lebih nyaman, sekaligus menyongsong Idul Fitri keadaan lebih baik tidak seperti sekarang cuaca masih ekstrim,” tambahnya. (Three)

Editor: Sulaiman

Komentar

To Top