Ekonomi

Komisi VI: Indonesia Belum Mampu Manfaatkan Momentum MEA

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohammad Hekal/Foto via teropongsenayan

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohammad Hekal/Foto via teropongsenayan

NUSANTARANEWS.CO – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohammad Hekal, mengungkapkan bahwa dalam gelaran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Indonesia justru belum mampu memanfaatkan momentum pasar bebas tersebut dalam meningkatkan perekonomian bangsa.

Malahan, menurut Hekal, negara-negara asing lah yang memanfaatkan Indonesia. “Negara-negara tetangga lebih bisa memanfaatkan Indonesia, dibandingkan Indonesia memanfaatkan mereka,” ungkapnya dalam sebuah diskusi bertema ‘Prospek dan Strategi Menghadapi MEA, Membuktikan Cinta Produk Indonesia’ di Gedung Smesco, Jakarta, Senin (19/9/2016).

Hingga saat ini, lanjut Politisi dari Partai Gerindra itu, Indonesia belum mampu menakar dampak dari pemberlakuan MEA tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari belum adanya data riil mengenai progres dari MEA sejak diberlakukan awal tahun ini.

Padahal, Hekal mengatakan, Indonesia sudah terlanjur membuka pintu masuk bagi para pelaku ekonomi dari Asean. “MEA itu memberlakukan zero tarif. Sayangnya, Indonesia belum bisa memanfaatkan, sebagaimana negara-negara lain memanfaatkan hal itu,” ujarnya.

Hekal menambahkan, kendala internal menjadi penyebab utama dari belum sanggupnya Indonesia memanfaatkan fasilitas zero tarif dalam gelaran MEA tersebut. Kendala internal itu diantaranya adalah distribusi logistik yang tinggi dan tarif perbankan yang besar.

“Biaya logistik di Indonesia paling tinggi di Asean, yakni 24%. Sementara negara-negara lain sudah belasan. Bahkan, ada yang single digit,” katanya. (Deni)

Komentar

To Top