Berita Utama

Kemungkinan Ancaman Pembentukan Intelijen Ekonomi

Letjen TNI (PURN) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Dok. POSKO SS
Letjen TNI (PURN) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Dok. POSKO SS

Kolom: Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin

NUSANTARANEWS.CO – Spektrum kegiatan intelijen ekonomi tidak dibatasi oleh waktu dan pada suatu kondisi kemungkinan timbulnya ancaman. Namun sesuai dengan tugasnya, maka sasaran yang dituju tetap mempunyai fokus yang spesifik, yakni seluruh aktivitas ekonomi baik di luar maupun di dalam negeri yang dapat memberi suatu resultan ancaman keamanan yang berskala lokal dan nasional.

Melihat sasaran yang demikian mendasar menyentuh kegiatan dan hajat hidup masyarakat, maka unsur dukungan perundang-undangan atau ketentuan pemerintah yang kuat harus menjadi persyaratan kepastian hukum bagi operasionalisasi kegiatan ini. Apabila seluruh tugas dan persyaratan dasar pembentukan intelijen ekonomi terpenuhi, maka kegiatan operasional intelijen ekonomi akan memberi masukan kepada suatu hirarkhi pengambil keputusan sebagai berikut:

Bagan Hirarkhi Pengambil Keputusan/Nusantaranews

Bagan Hirarkhi Pengambil Keputusan/Nusantaranews

Dengan susunan hirarkhi yang terdiskripsi secara jelas, maka dalam suatu keadaan perekonomian yang paling buruk sekalipun. Mulai dari pengambil keputusan di tingkat tertinggi sampai kepada para pelaku ekonomi, akan mempunyai persepsi sama terhadap suatu ancaman.

Tingkah laku publik terdistorsi oleh gempuran informasi akan memperoleh respons yang setimpal. Baik dari regulasi khusus yang diberlakukan oleh pemerintah di masa krisis maupun dari pelaku ekonomi yang memahami secara jelas duduk masalah melalui suatu proses pembentukan sikap dan sosialisasi informasi terus menerus yang bersumber dari suatu kegiatan intelijen ekonomi.

Dalam kondisi yang demikian, maka visi yang homogen dan solid dari seluruh jajaran pemerintah dan pelaku ekonomi nasional akan mampu menangkal aktivitas ekonomi yang dapat mengancam keamanan nasional dan kontribusi yang terus menerus dari keadaan ini. Di satu pihak menghilangkan tekanan pendekatan keamanan.

Di lain pihak dengan ekonomi yang berjalan sehat, jelas akan menghasilkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada konteks inilah tercermin kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasionalnya.[]

Baca: Strategi Penangkalan Preventif Keamanan Nasional (Pembentukan Intelijen Ekonomi)

Editor: Romandhon

Komentar

To Top