Ekonomi

Kementan Dorong Pemda Buat Ranch Peternakan Untuk Tingkatkan Populasi

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita/Foto Andika /Nusantaranews
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita/Foto Andika /Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pemerintah Pusat dalam hal ini melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Kementerian Pertanian mendorong pemerintah daerah (pemda) setempat untuk mengengembangkan ranch atau padang pengembalaan peternakan sapi. Dengan adanya ranch tersebut, nantinya diharapkan bisa meningkatkan populasi sapi. Apalagi ranch tersebut terintegrasi dengan unit pelaksana teknis (UPT).

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita  bersama dengan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno meresmikan ranch peternakan sapi Bali yang terintegrasi dengan UPT Pembibitan sapi Air Runding belum lama ini atau minggu lalu. Dari peresmian tersebut, Sumatera Barat kini memiliki dua ranch pembibitan sapi yakni di Padang Mangatas Kabupaten 50 Kota dan di Air Runding di Pasaman Barat.

Ketut menjelaskan program pengembangan sapi di Sumatera Barat sudah sangat sejalan dengan pembangunan peternakan nasional. Salah satu kegiatan penting pembangunan peternakan dan kesehatan hewan tahun 2017 adalah Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Dalam program itu yang berorientasi pada peningkatan populasi untuk mencapai swasembada protein hewani asal ternak. Peningkatan populasi ini juga dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan dari impor dan sekaligus mendukung Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia.

“Untuk mensukseskannya, maka kita perlu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal dan peran aktif dari semua pihak, termasuk masyarakat,” ujar Ketut Diarmita yang ditulis, Kamis (9/3/2017).

Menurut Ketut, pihaknya saat ini telah mengelola 10 UPT Perbibitan. Terdiri dari 3 UPT penghasil benih dan 7 UPT penghasil bibit yang hasilnya untuk disebarkan ke peternak dalam rangka meningkatkan kualitas produksi daging sapi potong.

Selain UPT Pusat, juga dikembangkan UPT Daerah baik Provinsi dan Kabupaten/Kota. UPT itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan memicu perkembangan populasi sapi di Indonesia sehingga dapat meningkat terus dari tahun ke tahun.

Ketut menyampaikan, pihaknya sangat mendukung upaya Pemda Sumatera Barat membangun Farm Peternakan sapi ini, terutama untuk meningkatkan populasi sapi potong di Sumatera Barat. Dengan demikian, Indonesia tidak tergantung lagi dari negara lain dalam memenuhi kebutuhan daging sapi.

Ketut berharap pembangunan Farm Peternakan yang ada di Sumatera Barat dapat menjadi pilot project bagi provinsi-provinsi lain dalam mengembangkan populasi sapi potong. “Semoga dengan diresmikannya Farm Peternakan ini dapat meningkatkan populasi sapi yang ada di Sumatera Barat pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ucap dia.

Reporter: Richard Andika

Komentar

To Top