Kemendag: Banyak UKM Indonesia Krisis Identitas

0
Sekretaris Jenderal Kemendag Srie Agustina. Foto Andika/Nusantanews
Sekretaris Jenderal Kemendag Srie Agustina. Foto Andika/Nusantanews

NUSANTARANEWS.CO – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut, masih banyak Usaha Kecil dan Menengah (UKM) fokus pada produksi, tapi lupa memikirkan identitas produknya atau brand. Padahal produk yang dihasilkan memiliki aspek inovasi, orisinalitas dan mampu bersaing di pasar domestik, regional, dan internasional.

“Jadi dia produksi secara curah saja, tapi packaging katakanlah oleh ritel modern atau toko swalayan. Jadi brand itu sendiri yang dikenal masyarakat luas,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendag Srie Agustina di auditorium Kemendag, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Srie memaparkan, di tengah kondisi ritel modern yang jatuh dan bangun, banyak ritel modern yang meminta UKM memproduksi produknya secara curah. Sementara urusan packaging menjadi brand ritel modern tersebut. “Contoh kalau boleh saya sebut di Hypermart produk UKM banyak masuk, tapi di branding oleh Hypermart,” kata Srie.

Maka dari itu, Srie berharap tidak ada lagi UKM yang hanya memproduksi produknya, tapi produk UKM plus brand-nya di bawa masuk sampai ke pasar ritel. Pasalnya, inilah tujuan pemerintah membuat UKM untuk semakin maju baik inovasi dan kreativitasnya.

“Kita dorong dan bersama menjadi identitas UKM untuk berkembang, itu lah pesan pemerintah memajukan UKM,” tuturnya. (Andika)

Komentar