Presiden jokowi saat dikerubuti awak media di senayan. foto andika/Nusantaranews
Presiden jokowi saat dikerubuti awak media di senayan. foto andika/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan ada tiga masalah besar yang dihadapi Indonesia saat ini, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Yang pertama berkaitan dengan korupsi, ini harus menjadi prioritas utama yang harus diatasi bersama.

“Yang kedua berkaitan dengan inefisiensi birokrasi, sedangkan yang ketiga berkaitan dengan ketertinggalan infrastruktur,” tutur Jokowi dalam meresmikan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) 2016 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis, (1/12/2016).

Menurutnya tiga hal besar tersebut harus segera diatasi secara bersama-sama. Caranya yakni dengan memperbaiki indeks perception corruption (IPK) dan indeks daya saing.

Diyakininya jika keduanya dapat diperbaiki dan terintegrasi dengan baik, maka peringkat kemudahan untuk memulai berusaha di Indonesia juga akan meningkat. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi pun akan terus menanjak.

“Kalau ini bisa dikerjakan, yang berkaitan dengan tadi indeks persepsi korupsi, yang berkaitan dengan indeks daya saing, yang berkaitan dengan ‘ease of doing business’ saya kira kita akan menempati rangking yang baik,” katanya.

Kata dia, untuk mengatasai masalah-masalah tersebut tidak dapat dihadapi sendirian. Artinya harus melibatkan semua pihak mulai dari eksekutif, legislatif maupun lembaga peradilan, penegak hukum, sektor swasta sampai ke masyarakat. Karenanya dia meminta agar banyak pihak untuk berperan aktif menyelesaikan masalah tersebut. (Restu)

Komentar