Makanan Pedas/Fopto istimewa/Nusantaranews
Makanan Pedas/Fopto istimewa/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Diare dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi bakteri, efek samping obat, atau penyebab lainnya misalnya bawaan penyakit seperti seliaka dan penyakit radang usus. Penyebab lainnya yang sangat umum juga datang dari faktor makanan yang dikonsumsi.

Beberapa jenis makanan mungkin memiliki reaksi yang keras terhadap organ pencernaan kita. Berikut beberapa jenis makanan yang mungkin menjadi penyebab diare.

Gula dan Pengganti Gula

Makanan yang mengandung gula tinggi dapat menyebabkan diare dikarenakan saat orang mengkonsumsi makanan dengan kandungan gula dapat membuat tinja lebih longgar atau cair.

Fruktosa yang merupakan komponen gula yang banyak ditemukan dalam gula konsumsi secara alami juga dapat ditemukan dalam buah. Beberapa buah memiliki kandungan fruktosa yang cukup tinggi. Adapun contoh makanan yang mengandung banyak fruktosa di antaranya, jus apel, anggur minuman bersoda dan lain sebagainya.

Dalam kadar yang sesuai dengan kesiapan tubuh, fruktosa  tidak akan menjadi masalah penyebab diare. Diare dapat dikarenakan mengkonsumsi makanan berfruktosa tinggi dalam jumlah besar. Tubuh tidak dapat mencerna fruktosa dalam jumlah besar secara sekaligus sehingga terjadilah diare. Hal tersebut juga berlaku bagi bahan-bahan pengganti gula.

Kafein

Minuman atau makanan mengandung kafein dapat menjadi penyebab diare pada beberapa orang. Hal tersebut dikarenakan, kafein adalah zah yang bereaksi sebagai stimulan dan mendorong lebig cepat laju makanan bergerak melalui usus. Sumber kafein yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah kopi, teh, soda dan coklat.

Makanan Tinggi Lemak dan Pedas

Lemak adalah salah satu yang sulit diproses oleh tubuh. Maka dari itu, memakan makanan berlemak dapat menyebabkan diare. Penyebab lainnya juga datang dari makanan yang pedas, hal tersebut telah dikenal secara umum.

Baik makanan pedas maupun berlemak sangat banyak digemari.Makanan pedas digemari karena sensasi makan makanan pedas biasanya membuat nafsu makan meningkat dan ada sensasi terbakar di mulut. Kabdungan capsaicin atau zat pedas yang biasa ditemukan dalam cabai, paprika pedas dan lada sebenarnya tidak langsung diuraikan oleh tubuh manusia selama proses pencernaan berlangsung. Hal tersebutlah yang menyebabkan iritasi dinding usus, sehingga makanan lebih cepat melalui saluran pencernaan dan feses yang dihasilkan menjadi encer atau diare.

Penulis: Riskiana
Editor: Romandhon

Komentar