Berita Utama

Isu Reshuffle, Ini Kata DPR dan Istana

Wakil Sekjen DPP Partai Golkar bidang ESDA, Satya Widya Yudha/Foto: Istimewa
Wakil Sekjen DPP Partai Golkar bidang ESDA, Satya Widya Yudha/Foto: Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Isu Reshuffle (Perombakan) Kabinet Kerja Jilid III semakin kencang. Wacana mundurnya Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Susi Pudjiastuti dan digesernya posisi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) Rini Soemarno pun turut meramaikan isu tersebut.

Berdasarkan kabar yang bergulir di kalangan awak media, posisi kosong MenKP yang nantinya ditinggal Susi pun rencananya akan diberikan kepada kader Partai Golkar yang kini menjadi partai pengusung pemerintahan.

Akan tetapi, hal tersebut pun langsung dibantah oleh Wakil Sekjen DPP Partai Golkar bidang ESDA, Satya Widya Yudha. Ia mengatakan, dirinya bahkan belum mendengar adanya isu tersebut.

“Nggak tahu saya. Dari mana dapat isu begitu? Kita kan sudah dapat 1. Nanti aku cek deh,” ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (6/9).

Di samping itu, saat ditanya terkait belum adanya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) definitif yang baru pengganti Arcandra Tahar dan sampai saat ini masih dipegang oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan selaku Pelaksana Tugas (Plt), Anggota Komisi VII itu pun menuturkan tidak masalah sama sekali.

“Nggak ada masalah, karena toh selama ini Komisi VII menangani anggaran berjalan bagus,” ujar Satya.

Sementara saat dihubungi secara terpisah, Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan Johan Budi, pun menyatakan hal yang sama seperti Satya.

Menurutnya, belum ada kabar yang menjurus ke arah reshuffle. “Nggak ada, info itu belum sampai saya,” katanya singkat. (Deni)

Komentar

To Top