Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir/Foto nusantaranews via bijkas.net
Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir/Foto nusantaranews via bijkas.net
Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir/Foto nusantaranews via bijkas.net
Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir/Foto nusantaranews via bijkas.net

NUSANTARANEWS.CO – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir, mengungkapkan bahwa jika tidak ingin ekonomi Indonesia semakin terpuruk, maka Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Menurut Hafisz, langkah-langkah tersebut diantaranya seperti memperbaiki daya beli masyarakat, memberikan kemudahan usaha kepada para pengusaha pemula dan memperbanyak industri yang berbasiskan kerakyatan.

“Galakkan KUR (Kredit Usaha Rakyat), namun bukan hanya di tataran pedagang saja,” ungkap Ketua Depan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) Bidang Ekonomi dan Industri itu kepada Nusantaranews, Jakarta, Senin (24/10).

Selain itu, Mantan Ketua Komisi VI DPR RI tersebut mengatakan, Pemerintah juga harus segera melakukan industrialisasi di sektor pertanian.

“Juga kehutanan, terkait karet dan sawit harus hilirisasi industri. Kita jangan hanya jadi pedagang getah karet dan minyak sawit mentah saja, kalo itu sih sudah sejak jaman VOC,” ujarnya menyindir.

Hafisz menambahkan, jika Pemerintah mampu mengimplementasikan sejumlah langkah tersebut, maka niscaya ekonomi bangsa akan menjadi kuat.

“Singkat kata, ada kegagalan dalam hal industrialisasi produk, hampir di semua sektor, sehingga produk lokal kita tidak kuat bersaing dengan produk impor,” katanya. (Deni)

Komentar