Kapal Wisata Tujuan Pulau Seribu Terbakar/Foto Istimewa
Kapal Wisata Tujuan Pulau Seribu Terbakar/Foto Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Kasudin Damkar Kepulauan Seribu Edi Rudiyanto memaparkan kronologi terbakarnya kapal wisata Zahro Ekspres tujuan Kali Adem – Pulau Tidung yang mengangkut lebih dari 200 orang di‎ perairan Kepulauan Seribu, sekira pada pukul 08.40 WIB.

Menurut keterangan seorang saksi mata yang bercerita kepadanya yang bernama Haris, kapal tersebut terbakar setelah 15 menit lepas jangkar dari dermaga Kali Adem untuk berangkat ke Pulau Tidung.

Baca : Jumlah Korban Kebakaran Kapal Zahro Express Jadi 23 Jiwa

“Tiba-tiba ada asap keluar dari kamar mesin dan salah satu ABK yag mengetahui hal itu langsung terjun ke laut tanpa menginformasikan kepada para penumpang‎,” ujar Edi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (1/1/2017).

Menurutnya, setelah mengetahui adanya api dari dalam mesin kapal tersebut, penumpang pun langsung lompat menyelematkan diri ke laut. Ada beberapa penumpang yang berhasil diselamatkan.

Baca: Kapal Wisata Tujuan Pulau Seribu Terbakar, 4 Korban Tewas

Penumpang selamat dikumpulkan menjadi satu di gedung utama pelabuhan Muara Angke untuk didata oleh petugas. “Penumpang selamat saat ini sedang didata, sebagian lagi dilarikan ke Rumah Sakit Atmajaya,” kata Edi.

“Sebagian dari mereka yang selamat masih shock dan ditenangkan oleh petugas PMI (Palang Merah Indonesia) dan masih ditempatkan di posko,” ungkap Edi. (Baca juga : Ini Kondisi Kapal Zahro Express yang Terbakar)

Sampai saat ini, para petugas pun masih melakukan penyisiran terhadap para penumpang yang diduga masih hilang di perairan Kepulauan Seribu. Sedangkan, bangkai kapal Zahro Ekspres telah dievakuasi ke dermaga Kali Adem. “‎Saat ini bangkai kapal ditangani petugas kepolisian,” ucap Edi. (Andika)

Komentar