Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama duta besar dan pengusaha Denmark-Norwegia di Kantor KKP, Jakarta, Senin (28/11/2016)/Foto Andika / NUSANTARAnews
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama duta besar dan pengusaha Denmark-Norwegia di Kantor KKP, Jakarta, Senin (28/11/2016)/Foto Andika / NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memilki banyak mimpi tentang Indonesia di masa depan. Salah satu mimpinya itu ia ungkapkan di hadapan duta besar dan para pengusaha Denmark-Norwegia.

“Saya ingin melihat adanya pelabuhan besar yang terintegrasi dengan kargo, perikanan, dan transportasi. (Mudah-mudahan) suatu hari (nanti) saya akan melihatnya di satu tempat (di Indonesia),” ujar Susi di dalam acara forum bisnis di Kantor KKP, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat, itu mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur kemaritiman di Indonesia belum terintegrasi hingga kini. Akibatnya, biaya logistik menjadi tidak efisien.

Bahkan, lanjut Susi, negara harus mengeluarkan biaya sangat mahal akibat tidak terintegrasinya infrastruktur ke kemaritiman di Indonesia.

“Saat ini KKP bangun pelabuhan perikanan di lokasi A, lalu transportasi di C jaraknya 300 km, lalu ada kargo di tempat lain. Negara (jadi) tidak punya daya saing dan menyusahkan pelaku usaha,” kata Susi.

Karena itu pula Susi meminta para pengusaha swasta dari dalam dan luar negeri untuk berinvestasi membangun pelabuhan yang terintegrasi. Bahkan, pesan khusus ia sampaikan kepada para pengusaha Denmark dan Norwegia yang hadir di Kantor KKP.

“Saya ingin melihat Norwegia dan Denmark yang datang, kalian adalah Viking. Bangunlah pelabuhan integrasi, yang terdapat kargo, perikanan, dan transportasi bersama,” tutur Susi. (Andika)

Komentar