Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/Foto Andika/Nusantaranews
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/Foto Andika/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penyebab masalah yang mengakibatkan ketimpangan di daerah sebagian besar karena pembangunan infrastruktur yang belum merata dan sulitnya akses

“Akses mereka untuk bisa terkomunikasi, misalnya kalau satu jenis barang di kota lebih mudah aksesnya maka relatif lebih murah harganya. Semakin jauh aksesnya dari kota makin susah,” ujar Khofifah di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa, 28 Februari 2017.

Menurut dia, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik menunjukan bahwa kemiskinan di desa dua kali lipat dari kemiskinan di kota. “Kemudian gini ratio, per daerah itu kita bisa lihat pemetaannya. Nah dari apa yang menyebabkan gini ratio yang tinggi dari suatu daerah, apa yang menyebabkan ketimpangan ekonomi di kota dan di desa,” kata Khofifah.

Ia mencontohkan di daerah Papua yang saat sedang dibangun jalan Trans Papua, Khofifah merasa yakin jika semakin mudahnya akses di daerah tersebut maka akan bisa membuat harga barang jadi lebih murah

“Itukan Trans Papua infrastrukturnya sudah hampir selesai 90 persen. Kalau misalnya sudah selesai 100 persen, maka tengah pegunungan Papua sudah bisa terkoneksi akhirnya barang-barang akan jauh lebih murah. Misalnya semen, itu di Kabupaten Puncak harganya bisa Rp 1.750.000,” ungkap Khofifah.

Reporter: Richard Andika

Komentar