Hindari Defisit, Kemendag Minta Bulog Segera Impor Daging Kerbau Asal India

0
Ilustrasi/Designed by Seno
Ilustrasi/Designed by Seno

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Perum Bulog untuk segera mengimpor sisa kuota daging kerbau asal India. Berdasarkan catatan Kemendag, tahun ini Bulog harus mengimpor 21.000 ton hingga Maret dan 30.000 ton sampai Juni. Sebab, jika impor daging kerbau ini tidak segera terlaksana, maka akan terjadi defisit daging.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan mengatakan, di bulan Mei akan ada defisit sebanyak 4.054 ton daging karena produksi lokal diperkirakan hanya mampu memasok 36.318 ton, sedangkan kebutuhan konsumsi mencapai 56.117 ton. Sedangkan pada bulan Juni, deperkirakan akan terjadi defisit daging sebanyak 21.107 ton karena kebutuhan konsumsi mencapai 60.019 ton, sedangkan produksinya hanya 38.912 ton.

“Saya prinsipnya sampai Juni pun masih jalan,” ujar Oke, dalam diskusi implikasi putusan MK terhadap impor berbasis zona di Jakara yang ditulis, Sabtu (25/2/2017).

Oke berujar, Bulog harus segera merealisasikan sisa kuota impor 21.000 ton yang telah terbit izinnya tersebut  pada Desember 2016 lalu. Dan harus segera menuntaskan realisasi sisa izin impor 30.000 ton hingga Juni 2017 lantaran hal itu merupakan keputusan dalam Rakortas bersama Kemeenterianm Koordinarorn Perekonomian tahun 2016.

“Cepat, itu sudah beres dia sudah dapat izin 70.000 ton sampai Maret yang direalisasikan. Bahkan ada 30.000 ton lagi sampai Juni yang tadi katanya mau diusulkan ke Rakortas karena ada putusan MK,” ungkap Oke.

Reporter: Richard Andika

Komentar