Connect
To Top

Harga Minyak Anjlok, Tidak Semua Industri Pendukung Migas Gulung Tikar

NUSANTARANEWS.CO – Anjloknya harga minyak dunia berimbas ke berbagai sektor, tidak hanya berdampak ke kontraktor minyak dan gas bumi (migas). Jasa-jasa pendukung operasional migas juga merasakan dampaknya.

Industri pendukung ini pun mulai sepi order. Sebab tidak ada kontraktor yang melakukan kegiatan, baik ekplorasi maupun produksi.

Ditengah situasi yang penuh tantangan ini, salah satu perusahaan pendukung kegiatan operasional migas mampu survive dan dilirik oleh sebuah perusahaan investasi hingga akhirnya mampu melipat gandakan omsetnya sampai 300 persen.

Direktur Utama Divestekno Anugerah Dianto Wahyudi, mengatakan bahwa, perusahaannya belum lama memasuki sektor migas sebagai penyedia system integration yang persaingannya ketat.

“Kompetitor kami adalah perusahaan-perusahaan besar yang sudah mapan secara sistem, omset dan modal,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/1/2017)

Menurut Dianto, terjadinya penurunan harga minyak tentu berimbas pada omset perusahannya yang 80 persen berasal dari jasa pendukung operasional migas.

“Kami pun terpaksa merestrukturisasi perusahaan dan memangkas cost-cost besar. Untuk dapat survive, kami menjual apa saja yang bisa dijual,” tutur Dianto. (Sepdi/Red-02)

Komentar